Pontianak punya cara berbeda dalam memperkenalkan dirinya kepada wisatawan. Kota ini tidak mengandalkan pegunungan tinggi atau pantai panjang, melainkan Sungai Kapuas yang membelah kehidupan kota, garis khatulistiwa yang melintas di wilayahnya, serta percampuran budaya Melayu, Dayak dan Tionghoa yang terasa dari bangunan, kuliner sampai kawasan permukiman lama. Pagi bisa dimulai dengan melihat aktivitas sungai, siang berjalan menyusuri bangunan bersejarah, kemudian sore berakhir di waterfront ketika cahaya matahari memantul di permukaan Kapuas. Perjalanan terasa lebih seperti menjelajahi sebuah kota sungai daripada mengejar wahana satu demi satu.
Menariknya, tempat wisata di Pontianak terbaru 2026 juga tidak hanya terbatas pada Tugu Khatulistiwa. Ada Keraton Kadriah yang membawa wisatawan kembali ke sejarah Kesultanan Pontianak, Rumah Radakng dengan arsitektur Dayak yang sangat mencolok, Museum Kalimantan Barat untuk mengenal perjalanan budaya daerah, sampai Arboretum Sylva Universitas Tanjungpura yang memberi jeda hijau di tengah suasana perkotaan. Jika ingin perjalanan yang lebih santai, kawasan Alun Kapuas dan waterfront menjadi pilihan enak untuk menikmati sore tanpa agenda yang terlalu padat.
Daftar 19 tempat wisata di Pontianak yang hits, estetik dan cocok untuk liburan 2026 berikut bukan berarti seluruh tempat baru dibuka tahun ini. Isinya merupakan perpaduan destinasi yang masih menarik untuk itinerary terbaru, ditambah beberapa tempat terdekat di Kubu Raya dan Mempawah yang mudah dijadikan perjalanan lanjutan. Agar lebih nyaman, kelompokkan itinerary menjadi kawasan Pontianak Kota–Kapuas, Pontianak Timur, Pontianak Utara–Khatulistiwa, Pontianak Tenggara–Universitas Tanjungpura, kemudian perjalanan singkat menuju Kubu Raya dan Mempawah.
1. Tugu Khatulistiwa
Tugu Khatulistiwa menjadi ikon wisata yang paling kuat dari Pontianak. Tempat ini menandai kawasan yang dilalui garis khatulistiwa dan menjadi salah satu alasan banyak wisatawan penasaran datang langsung ke kota ini.
Selain berfoto, kunjungan ke sini juga menarik sebagai wisata edukasi, terutama untuk memahami fenomena matahari dan posisi geografis Pontianak.
Daya tarik: Garis khatulistiwa, edukasi dan ikon kota.
Cocok untuk: Keluarga, pelajar dan wisatawan pertama kali.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Alamat lengkap: Jl. Khatulistiwa, Kelurahan Batu Layang, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Cara ke lokasi: Dari pusat kota, arahkan perjalanan ke utara melalui Jembatan Kapuas I menuju kawasan Siantan dan Batu Layang.
2. Waterfront Pontianak
Waterfront Pontianak menjadi salah satu tempat paling enak untuk menikmati hubungan kota dengan Sungai Kapuas.
Sore hingga malam terasa paling menarik karena wisatawan bisa berjalan santai sambil melihat kapal, lampu kota dan aktivitas masyarakat di tepi sungai.
Daya tarik: Sungai Kapuas, city walk dan sunset.
Cocok untuk: Pasangan, keluarga dan fotografi.
Waktu terbaik: Sore hingga malam.
Alamat lengkap: Kawasan tepian Sungai Kapuas, Pontianak Kota, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Cara ke lokasi: Dapat dijangkau dari pusat kota menuju kawasan tepian Kapuas dan Alun Kapuas.
3. Taman Alun Kapuas
Taman Alun Kapuas menjadi ruang publik yang sudah lama identik dengan pusat Pontianak.
Letaknya langsung menghadap Sungai Kapuas sehingga cocok untuk duduk santai, menikmati perahu yang melintas atau mencari suasana kota saat malam.
Daya tarik: Sungai, taman kota dan kuliner sekitar.
Cocok untuk: Keluarga dan wisata malam.
Waktu terbaik: Sore hingga malam.
Alamat lengkap: Jl. Rahadi Usman, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Cara ke lokasi: Berada di pusat kota dan mudah dijangkau dari kawasan pemerintahan Pontianak.
4. Keraton Kadriah
Keraton Kadriah menjadi salah satu titik sejarah penting di Pontianak karena berkaitan langsung dengan Kesultanan Pontianak.
Bangunan bernuansa kuning dan arsitektur Melayu memberikan suasana berbeda dari kawasan modern kota.
Daya tarik: Sejarah kesultanan dan arsitektur Melayu.
Cocok untuk: Keluarga, pelajar dan pencinta sejarah.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Alamat lengkap: Kelurahan Dalam Bugis, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Cara ke lokasi: Dari pusat kota, arahkan perjalanan menuju Pontianak Timur melalui kawasan Sungai Kapuas.
5. Masjid Jami Sultan Syarif Abdurrahman
Masjid Jami merupakan salah satu bangunan bersejarah yang tidak terpisahkan dari lahirnya Kota Pontianak.
Arsitektur kayu dan suasana kampung di sekitarnya memberikan pengalaman wisata religi yang terasa lebih kuat jika dikombinasikan dengan Keraton Kadriah.
Daya tarik: Sejarah, religi dan arsitektur.
Cocok untuk: Wisata religi, keluarga dan sejarah.
Waktu terbaik: Menyesuaikan waktu ibadah.
Alamat lengkap: Kelurahan Dalam Bugis, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Cara ke lokasi: Dapat dikunjungi bersamaan dengan Keraton Kadriah.
6. Kampung Beting
Kampung Beting menunjukkan sisi Pontianak yang tumbuh sangat dekat dengan Sungai Kapuas.
Rumah-rumah, jalan lingkungan dan kehidupan masyarakat di tepian air menjadi bagian menarik dari karakter kota sungai.
Daya tarik: Kampung tepian sungai dan kehidupan lokal.
Cocok untuk: Fotografi perjalanan dan wisata budaya.
Waktu terbaik: Pagi atau sore.
Alamat lengkap: Kelurahan Dalam Bugis, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Cara ke lokasi: Arahkan perjalanan menuju kawasan Keraton Kadriah dan lingkungan Kampung Beting.
7. Rumah Radakng
Rumah Radakng menjadi salah satu bangunan budaya paling mencolok di Pontianak.
Bentuk rumah panjang khas Dayak dengan ornamen besar membuat tempat ini sangat menarik untuk fotografi sekaligus mengenal simbol budaya masyarakat Dayak Kalimantan Barat.
Daya tarik: Arsitektur Dayak dan budaya.
Cocok untuk: Keluarga, pelajar dan fotografi.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Alamat lengkap: Jl. Sutan Syahrir, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Cara ke lokasi: Dari pusat kota, arahkan perjalanan menuju kawasan Pontianak Selatan.
8. Museum Provinsi Kalimantan Barat
Museum Kalimantan Barat cocok untuk wisatawan yang ingin memahami daerah ini lebih dalam sebelum menjelajahi tempat lain.
Koleksi budaya, sejarah dan benda tradisional membuat kunjungan menjadi lebih bermakna, terutama jika setelahnya wisatawan menuju Rumah Radakng atau kawasan heritage.
Daya tarik: Sejarah, budaya dan edukasi.
Cocok untuk: Pelajar, keluarga dan pencinta budaya.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Alamat lengkap: Jl. Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Cara ke lokasi: Berada di koridor utama Jalan Ahmad Yani.
9. Arboretum Sylva Universitas Tanjungpura
Arboretum Sylva menjadi pilihan menarik untuk wisatawan yang ingin mencari suasana hijau di tengah kota.
Pepohonan, jalur alam dan lingkungan kampus membuat tempat ini cocok untuk berjalan santai serta mengenal vegetasi Kalimantan.
Daya tarik: Hutan kota dan edukasi lingkungan.
Cocok untuk: Pelajar, keluarga dan pencinta alam.
Waktu terbaik: Pagi atau sore.
Alamat lengkap: Kawasan Universitas Tanjungpura, Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Cara ke lokasi: Dari pusat kota, arahkan perjalanan menuju kawasan Universitas Tanjungpura.
10. Taman Digulis
Taman Digulis berada di salah satu kawasan paling ramai di Pontianak dan mudah dikunjungi saat city tour.
Monumen bambu runcing menjadi ciri khasnya, sementara area hijau di sekitarnya sering digunakan masyarakat untuk bersantai dan berolahraga.
Daya tarik: Monumen kota dan ruang publik.
Cocok untuk: Keluarga dan city walk.
Waktu terbaik: Pagi atau sore.
Alamat lengkap: Jl. Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Cara ke lokasi: Berada di kawasan Bundaran Digulis dekat Universitas Tanjungpura.
11. Taman Akcaya
Taman Akcaya menjadi salah satu ruang publik yang cocok untuk perjalanan ringan di tengah kota.
Tempat ini nyaman untuk beristirahat setelah mengunjungi museum atau kawasan Ahmad Yani.
Daya tarik: Taman kota dan ruang santai.
Cocok untuk: Keluarga dan wisata sore.
Waktu terbaik: Sore.
Alamat lengkap: Jl. Sultan Syahrir, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Cara ke lokasi: Dapat dijangkau dari kawasan pusat kota menuju Pontianak Selatan.
12. Aloe Vera Center Pontianak
Pontianak dikenal dengan pengembangan tanaman lidah buaya, dan kawasan Aloe Vera Center menjadi salah satu tempat untuk mengenal komoditas tersebut.
Wisatawan dapat melihat sisi pertanian kota yang berbeda dari wisata sungai dan sejarah.
Daya tarik: Lidah buaya, edukasi pertanian dan produk lokal.
Cocok untuk: Keluarga dan wisata edukasi.
Waktu terbaik: Pagi hingga siang.
Alamat lengkap: Kawasan Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Cara ke lokasi: Dari pusat kota, arahkan perjalanan menuju Pontianak Utara melalui kawasan Siantan.
13. Sungai Kapuas
Sungai Kapuas bukan sekadar latar kota, tetapi salah satu pengalaman wisata utama Pontianak.
Menikmati sungai dari tepian atau menggunakan kapal wisata memberikan perspektif berbeda terhadap kota, terutama ketika matahari mulai turun.
Daya tarik: Sungai terpanjang di Indonesia, kapal dan sunset.
Cocok untuk: Pasangan, keluarga dan fotografi.
Waktu terbaik: Sore.
Alamat lengkap: Membentang melalui Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Cara ke lokasi: Nikmati dari Waterfront, Alun Kapuas atau dermaga wisata yang beroperasi di tepian sungai.
14. Wisata Susur Sungai Kapuas
Jika ingin melihat Pontianak dari sudut berbeda, susur Sungai Kapuas menjadi pilihan yang sangat menarik.
Perjalanan dengan kapal memberi kesempatan melihat rumah tepian sungai, jembatan dan kehidupan masyarakat dari atas air.
Daya tarik: Kapal wisata dan panorama kota.
Cocok untuk: Keluarga, pasangan dan wisata sore.
Waktu terbaik: Menjelang sunset.
Alamat lengkap: Keberangkatan dari kawasan tepian Sungai Kapuas, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Cara ke lokasi: Cari titik keberangkatan kapal wisata di kawasan Waterfront atau Alun Kapuas.
15. Vihara Bodhisattva Karaniya Metta
Vihara ini menjadi salah satu tempat menarik untuk melihat sisi keberagaman budaya dan agama di Pontianak.
Arsitektur, ornamen dan suasana kawasan lama memberikan warna berbeda dalam city tour.
Daya tarik: Religi, arsitektur dan budaya Tionghoa.
Cocok untuk: Wisata religi dan fotografi arsitektur.
Waktu terbaik: Pagi atau sore.
Alamat lengkap: Jl. Sultan Muhammad, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Cara ke lokasi: Berada di kawasan pusat kota dan dapat dikombinasikan dengan wisata tepian Kapuas.
Wisata Terdekat dari Pontianak
Empat destinasi berikut berada di luar Kota Pontianak, tetapi masih cocok untuk perjalanan lanjutan karena berada di Kubu Raya dan Mempawah.
16. Ekowisata Mangrove Sungai Kupah – Kubu Raya
Mangrove Sungai Kupah menawarkan perubahan suasana dari hiruk-pikuk kota menjadi kawasan pesisir yang hijau.
Jalur mangrove, sungai dan suasana desa membuat tempat ini cocok untuk ekowisata sekaligus fotografi.
Daya tarik: Mangrove, pesisir dan ekowisata.
Cocok untuk: Keluarga, pasangan dan pencinta alam.
Waktu terbaik: Pagi atau sore.
Alamat lengkap: Desa Sungai Kupah, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.
Cara ke lokasi: Dari Pontianak, arahkan perjalanan menuju Kecamatan Sungai Kakap kemudian Desa Sungai Kupah.
17. ParadisQ Waterpark – Kubu Raya
ParadisQ Waterpark menjadi alternatif jika membawa anak-anak dan ingin menikmati wisata keluarga yang lebih ringan.
Tempat ini cocok ditempatkan pada hari tersendiri atau dikombinasikan dengan perjalanan sekitar Sungai Raya.
Daya tarik: Kolam renang dan rekreasi keluarga.
Cocok untuk: Anak-anak dan keluarga.
Waktu terbaik: Pagi hingga sore.
Alamat lengkap: Kawasan Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.
Cara ke lokasi: Dari pusat Pontianak, arahkan perjalanan ke selatan menuju Sungai Raya.
18. Mempawah Mangrove Park – Mempawah
Mempawah Mangrove Park menjadi pilihan menarik untuk perjalanan sehari dari Pontianak.
Lingkungan mangrove, jalur pesisir dan suasana yang lebih tenang membuat tempat ini cocok bagi wisatawan yang ingin keluar dari kota.
Daya tarik: Mangrove dan wisata pesisir.
Cocok untuk: Keluarga, pasangan dan fotografi.
Waktu terbaik: Pagi atau sore.
Alamat lengkap: Kawasan Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.
Cara ke lokasi: Dari Pontianak, ikuti jalur menuju Kota Mempawah kemudian kawasan pesisir.
19. Pantai Kijing – Mempawah
Pantai Kijing menjadi salah satu pantai terdekat yang cukup populer untuk perjalanan dari Pontianak.
Kawasan pesisir cocok untuk bersantai setelah perjalanan darat menuju arah utara Kalimantan Barat.
Daya tarik: Pantai dan panorama pesisir.
Cocok untuk: Keluarga dan road trip.
Waktu terbaik: Sore.
Alamat lengkap: Desa Sungai Kunyit Laut, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.
Cara ke lokasi: Dari Pontianak, arahkan perjalanan melalui Mempawah menuju Kecamatan Sungai Kunyit.
15 Wisata Pontianak Paling Hits dan Cocok untuk Liburan 2026
- Tugu Khatulistiwa
- Waterfront Pontianak
- Taman Alun Kapuas
- Keraton Kadriah
- Masjid Jami Sultan Syarif Abdurrahman
- Rumah Radakng
- Museum Kalimantan Barat
- Kampung Beting
- Arboretum Sylva Untan
- Taman Digulis
- Aloe Vera Center
- Sungai Kapuas
- Susur Sungai Kapuas
- Mangrove Sungai Kupah
- Mempawah Mangrove Park
Rute Wisata Pontianak 1 Hari yang Nggak Bikin Rugi
Jika baru pertama kali datang, gunakan Tugu Khatulistiwa → Keraton Kadriah → Masjid Jami → Waterfront Pontianak → Alun Kapuas.
Rute ini memberikan lima karakter utama Pontianak: khatulistiwa, sejarah Melayu, religi, Sungai Kapuas dan suasana kota pada malam hari.
Rute Wisata Pontianak yang Estetik
Mulailah pagi dari Rumah Radakng → Museum Kalimantan Barat → Arboretum Sylva → Taman Digulis.
Sore, lanjutkan menuju Waterfront Pontianak untuk menikmati cahaya senja di Sungai Kapuas.
Rute Wisata Sejarah Pontianak
Gunakan Keraton Kadriah → Masjid Jami Sultan Syarif Abdurrahman → Kampung Beting → kawasan tepian Kapuas.
Rute ini cocok untuk memahami perkembangan awal Kota Pontianak yang sangat dekat dengan sungai.
Rute Wisata Budaya Pontianak
Pilih Museum Kalimantan Barat → Rumah Radakng → Vihara Bodhisattva Karaniya Metta → Keraton Kadriah.
Dalam satu perjalanan, wisatawan dapat melihat warna budaya Dayak, Tionghoa dan Melayu yang membentuk identitas Pontianak.
Rute Wisata Keluarga Pontianak
Gunakan Tugu Khatulistiwa → Aloe Vera Center → Alun Kapuas → susur Sungai Kapuas.
Jika ingin wisata air, hari berikutnya dapat diarahkan menuju ParadisQ Waterpark di Kubu Raya.
Rute Wisata Malam Pontianak
Mulailah sore di Waterfront → Alun Kapuas → susur Sungai Kapuas → berburu kuliner Pontianak.
Kawasan tepian sungai menjadi salah satu pilihan paling enak untuk menikmati suasana kota setelah matahari terbenam.
Rute Pontianak 2 Hari 1 Malam
Hari pertama: Museum Kalimantan Barat → Rumah Radakng → Taman Digulis → Waterfront.
Hari kedua: Tugu Khatulistiwa → Keraton Kadriah → Masjid Jami → Alun Kapuas.
Dua hari sudah cukup untuk mengenal banyak sisi Kota Pontianak.
Rute Pontianak 3 Hari 2 Malam
Hari pertama: City tour Pontianak → Museum → Rumah Radakng.
Hari kedua: Tugu Khatulistiwa → Pontianak Utara → Keraton Kadriah → Kampung Beting.
Hari ketiga: Sungai Kupah → ekowisata mangrove → kembali ke Pontianak.
Rute ini memberikan kombinasi kota, budaya dan alam pesisir.
Rute Pontianak–Mempawah 3 Hari 2 Malam
Hari pertama: Pontianak city tour.
Hari kedua: Tugu Khatulistiwa → perjalanan menuju Mempawah → Mempawah Mangrove Park.
Hari ketiga: Pantai Kijing → kembali menuju Pontianak.
Rute ini cocok untuk wisatawan yang ingin menambahkan pantai dalam perjalanan Kalimantan Barat.
Tips Wisata Pontianak 2026
Pontianak mempunyai cuaca yang cukup panas dan lembap, jadi gunakan pakaian ringan dan bawa air minum.
Destinasi terbuka seperti Tugu Khatulistiwa lebih nyaman dikunjungi pagi.
Gunakan sore untuk Alun Kapuas dan Waterfront agar suasana lebih sejuk.
Saat memasuki tempat ibadah atau keraton, gunakan pakaian sopan dan hormati aturan setempat.
Jika ingin susur Sungai Kapuas, perhatikan kondisi cuaca sebelum naik kapal.
Untuk wisata mangrove, gunakan alas kaki yang nyaman dan jangan membuang sampah di kawasan pesisir.
Jika melakukan perjalanan ke Mempawah, berangkat pagi agar tidak terburu-buru saat kembali ke Pontianak.
Penutup
Pontianak tidak membutuhkan lanskap ekstrem untuk terasa menarik. Kota ini justru hidup dari sungainya, sejarahnya dan percampuran budayanya. Tugu Khatulistiwa memberi identitas geografis, Keraton Kadriah menceritakan lahirnya kota, Rumah Radakng menunjukkan budaya Dayak, sementara Sungai Kapuas terus menjadi nadi yang menyatukan semuanya. Perjalanan di Pontianak akhirnya terasa seperti mengenal sebuah kota melalui lapisan yang berbeda.
Pagi dan sore juga memberikan dua wajah Pontianak yang cukup kontras. Pagi cocok untuk museum, heritage dan khatulistiwa. Ketika hari mulai turun, kota seolah berpindah pusat ke tepian sungai. Orang berjalan santai, kapal melintas dan lampu-lampu mulai memantul di Kapuas.
Untuk 19 tempat wisata di Pontianak terbaru 2026 yang hits, estetik dan cocok untuk liburan, jangan hanya berhenti di Tugu Khatulistiwa. Ikuti Sungai Kapuas, masuk ke kawasan bersejarah, lihat rumah budaya, kemudian sisakan satu hari untuk keluar menuju mangrove atau pantai di kabupaten tetangga. Semakin banyak sudut yang dikunjungi, semakin terlihat bahwa daya tarik Pontianak bukan hanya berada tepat di garis nol derajat, tetapi pada kehidupan kota yang tumbuh di sepanjang sungainya.
Keyword terkait: tempat wisata di Pontianak terbaru 2026, wisata Pontianak 2026, wisata Pontianak hits, wisata Pontianak estetik, wisata Pontianak cocok untuk keluarga, Tugu Khatulistiwa, Waterfront Pontianak, Alun Kapuas, Keraton Kadriah, Rumah Radakng, Museum Kalimantan Barat, Sungai Kapuas, wisata malam Pontianak, wisata budaya Pontianak, wisata sejarah Pontianak, wisata dekat Pontianak, Sungai Kupah, wisata Mempawah, hidden gem Pontianak, liburan Pontianak 2026.






