Ubud, Bali selalu punya alasan untuk membuat wisatawan kembali. Berbeda dengan kawasan Bali Selatan yang identik dengan pantai, Ubud menawarkan suasana lebih hijau dengan persawahan, lembah, sungai, pura, museum seni, hingga berbagai aktivitas petualangan.
Pada 2026, Ubud tetap menjadi salah satu pusat budaya dan wellness paling terkenal di Bali. Kawasan ini cocok untuk liburan keluarga, honeymoon, solo traveling, maupun wisata bersama teman.
Berikut 30 wisata di Ubud Bali dan sekitarnya yang menarik untuk masuk itinerary liburan 2026.
1. Mandala Suci Wenara Wana – Sacred Monkey Forest Ubud
Mandala Suci Wenara Wana
Monkey Forest menjadi salah satu ikon utama Ubud. Kawasan hutan tropis ini dihuni ratusan monyet ekor panjang Bali dan memiliki kompleks pura yang menyatu dengan pepohonan besar serta suasana hutan yang teduh.
Selain melihat monyet dari dekat, pengunjung dapat berjalan menyusuri jalur hutan dan menikmati arsitektur tradisional Bali.
Alamat: Jl. Monkey Forest, Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.
Jam buka: sekitar 09.00–17.00 WITA.
2. Tegallalang Rice Terrace
Tegallalang Rice Terrace
Hamparan sawah bertingkat Tegallalang merupakan salah satu pemandangan paling terkenal di sekitar Ubud. Bentuk persawahannya mengikuti kontur lembah dan berkaitan dengan sistem irigasi tradisional Bali yang dikenal sebagai subak.
Datanglah pagi hari ketika udara masih sejuk dan cahaya matahari belum terlalu terik.
Alamat: Jl. Raya Tegallalang, Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali.
Jam buka: sekitar 08.00–18.00 WITA.
3. Campuhan Ridge Walk
Campuhan Ridge Walk
Ingin menikmati Ubud tanpa harus mengeluarkan banyak biaya? Campuhan Ridge Walk bisa menjadi pilihan.
Jalur trekking ini membawa wisatawan melewati punggung bukit hijau dengan panorama lembah di kedua sisinya. Waktu terbaik datang adalah pagi atau menjelang sore karena sebagian jalurnya cukup terbuka.
Lokasi: kawasan Campuhan, Ubud, Bali.
4. Ubud Palace
Ubud Palace
Puri Saren Agung atau Ubud Palace merupakan salah satu tempat terbaik untuk mengenal sisi budaya Ubud.
Arsitektur khas Bali, ukiran, gerbang tradisional, serta halaman puri membuat tempat ini menarik dikunjungi sekaligus menjadi spot fotografi.
Alamat: Jl. Raya Ubud No.8, Ubud, Gianyar, Bali.
Jam kunjungan: sekitar 07.00–17.00 WITA.
5. Pura Taman Saraswati
Pura Taman Saraswati terkenal dengan kolam teratai yang berada di bagian depannya. Bangunan pura dengan ornamen Bali yang detail menjadikannya salah satu tempat paling fotogenik di pusat Ubud.
Lokasinya juga dekat dengan Ubud Palace sehingga keduanya mudah dimasukkan dalam satu itinerary.
Lokasi: Jalan Kajeng, kawasan pusat Ubud, Gianyar.
6. Ubud Art Market
Pasar Seni Ubud cocok dikunjungi bagi wisatawan yang ingin mencari oleh-oleh.
Beragam kerajinan tangan, tas, kain, pakaian, aksesori, lukisan hingga suvenir khas Bali bisa ditemukan di kawasan ini.
Lokasinya berada di pusat Ubud sehingga mudah dijangkau sambil berjalan-jalan menikmati suasana kota.
7. Goa Gajah
Goa Gajah merupakan situs bersejarah dengan pintu masuk gua berupa pahatan batu yang sangat khas.
Di kompleks ini wisatawan juga dapat melihat peninggalan arkeologi, kolam pemandian kuno dan lingkungan hijau yang memberikan suasana berbeda dari objek wisata modern.
Goa Gajah termasuk salah satu landmark budaya yang kerap direkomendasikan ketika menjelajahi Ubud.
Lokasi: Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali.
8. Pura Tirta Empul
Pura Tirta Empul
Pura Tirta Empul terkenal dengan mata air sucinya dan tradisi melukat, yaitu ritual penyucian diri dalam tradisi Hindu Bali.
Selain nilai spiritualnya, kompleks pura memiliki arsitektur dan suasana yang menarik untuk mengenal budaya Bali lebih dekat.
Alamat: Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali.
Jam buka: sekitar 08.00–18.00 WITA.
9. Gunung Kawi Tampaksiring
Gunung Kawi merupakan kompleks peninggalan bersejarah yang terkenal dengan bangunan berbentuk candi yang dipahat pada tebing batu.
Untuk mencapai area utama, wisatawan perlu melewati anak tangga dengan panorama sawah dan pepohonan.
Situs ini diperkirakan berasal dari sekitar abad ke-11 dan menjadi salah satu destinasi sejarah penting di sekitar Ubud.
10. Tegenungan Waterfall
Tegenungan merupakan salah satu air terjun terkenal di Gianyar yang mudah dikombinasikan dengan perjalanan dari Ubud.
Air terjun ini berada di lingkungan tropis dengan aliran air yang cukup besar. Area sekitarnya juga berkembang dengan berbagai fasilitas wisata dan tempat menikmati pemandangan.
Lokasi: Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali.
11. Kanto Lampo Waterfall
Kanto Lampo Waterfall
Kanto Lampo memiliki karakter unik karena air mengalir melewati susunan bebatuan bertingkat.
Wisatawan banyak datang untuk berfoto di antara bebatuan dengan aliran air sebagai latar belakang.
Alamat: Beng, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar.
Jam buka: sekitar 06.30–17.30 WITA.
12. Suwat Waterfall
Suwat Waterfall
Suwat Waterfall cocok untuk wisatawan yang ingin menikmati suasana air terjun dengan lingkungan hijau.
Kolam alami di bawah air terjun menjadi daya tarik utama. Suasananya cocok untuk bersantai setelah berkeliling kawasan Ubud dan Gianyar.
Alamat: Desa Suwat, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar.
Jam buka: sekitar 07.00–18.00 WITA.
13. Taman Sari Waterfall & Natural Pool
Taman Sari Waterfall & Natural Pool
Destinasi ini menawarkan perpaduan air terjun dan kolam alami dengan suasana tropis.
Bisa menjadi alternatif bagi wisatawan yang ingin mencari wisata air di sekitar Ubud selain Tegenungan dan Kanto Lampo.
Alamat: Bakbakan, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar.
Jam buka: sekitar 08.00–17.30 WITA.
14. Tibumana Waterfall
Tibumana terkenal dengan bentuk air terjun yang jatuh ke kolam alami di tengah lingkungan hijau.
Suasana yang relatif tenang membuatnya menarik untuk wisatawan yang ingin menikmati sisi alam Bali dan berburu foto.
Lokasi: Apuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, Bali.
15. Tukad Cepung Waterfall
Keunikan Tukad Cepung terletak pada posisi air terjunnya yang tersembunyi di antara tebing.
Pada kondisi tertentu, cahaya matahari yang masuk dari celah tebing menciptakan pemandangan dramatis dan menjadi favorit fotografer.
Lokasi: Tembuku, Kabupaten Bangli, Bali.
16. Kajeng Rice Field
Kajeng Rice Field
Tidak harus pergi jauh ke Tegallalang untuk menikmati persawahan Bali.
Kajeng Rice Field berada dekat pusat Ubud dan menawarkan jalur berjalan kaki melewati area persawahan yang lebih santai.
Alamat: Jl. Kajeng, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.
17. Sari Organic Walk
Sari Organic Walk menjadi alternatif trekking santai di Ubud.
Jalurnya melewati persawahan, pepohonan dan kawasan pedesaan sehingga cocok untuk jalan pagi atau sore.
Tempat seperti ini memperlihatkan sisi Ubud yang lebih tenang dibandingkan keramaian Jalan Raya Ubud.
18. Rice Fields Walk Sayan
Rice Fields Walk
Kawasan Sayan menawarkan pemandangan persawahan dan suasana pedesaan yang menenangkan.
Tempat ini cocok untuk wisatawan yang menyukai slow travel, fotografi, atau sekadar berjalan santai menikmati udara Ubud.
Lokasi: Penestanan–Sayan, Kecamatan Ubud, Gianyar.
19. Museum Puri Lukisan
Museum Puri Lukisan menjadi pilihan bagi pencinta seni yang ingin melihat perkembangan seni rupa Bali.
Ubud memang dikenal sebagai salah satu pusat seni dan budaya Bali, sehingga mengunjungi museum dapat memberikan perspektif berbeda dibanding hanya berwisata alam.
Lokasi: Jl. Raya Ubud, Gianyar, Bali.
20. Blanco Renaissance Museum
Blanco Renaissance Museum merupakan salah satu museum terkenal di Ubud dan masuk dalam daftar atraksi populer kawasan ini.
Selain koleksi karya seni, lingkungan museum yang berada di kawasan Campuhan memberikan suasana artistik yang khas.
Lokasi: Campuhan, Ubud, Gianyar, Bali.
21. Museum Seni Agung Rai – ARMA
Museum Seni Agung Rai
Agung Rai Museum of Art atau ARMA menawarkan pengalaman menikmati seni dalam lingkungan yang hijau dan tertata.
Tidak hanya melihat karya seni, wisatawan juga dapat mengenal lebih jauh budaya dan perkembangan kesenian Bali.
Alamat: Jl. Raya Pengosekan Ubud, Gianyar.
Jam buka: sekitar 09.00–18.00 WITA.
22. Neka Art Museum
Neka Art Museum menjadi destinasi berikutnya bagi pencinta seni.
Museum ini memiliki koleksi karya yang menggambarkan perkembangan seni Bali serta hubungan antara seniman lokal dan internasional.
Lokasi: Kedewatan, Ubud, Gianyar, Bali.
23. Pura Dalem Ubud
Pura Dalem Ubud
Pura Dalem Ubud memiliki arsitektur khas Bali dengan detail ukiran yang menarik.
Selain sebagai tempat keagamaan, kawasan ini juga dikenal sebagai salah satu lokasi untuk menyaksikan pertunjukan seni tradisional pada jadwal tertentu.
Alamat: Jl. Raya Ubud, Ubud, Gianyar.
Jam kunjungan: sekitar 09.00–17.00 WITA.
24. Desa Mas
Desa Mas terkenal sebagai salah satu sentra kerajinan ukir kayu di Bali.
Wisatawan dapat melihat berbagai karya pengrajin lokal sekaligus mencari kerajinan khas Bali untuk dibawa pulang.
Lokasi: Mas, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.
25. Desa Celuk
Tidak jauh dari Ubud terdapat Desa Celuk yang terkenal dengan kerajinan emas dan peraknya.
Destinasi ini cocok untuk wisatawan yang ingin melihat sisi kreatif masyarakat Bali sekaligus mencari perhiasan atau kerajinan sebagai oleh-oleh.
Lokasi: Celuk, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.
26. Ayung River Rafting
Bagi pencinta petualangan, rafting di Sungai Ayung menjadi salah satu aktivitas menarik selama berada di Ubud.
Wisatawan dapat menyusuri sungai dengan pemandangan lembah, hutan tropis dan tebing di sekitarnya. Aktivitas rafting Sungai Ayung umumnya berada pada kelas jeram yang relatif ramah untuk wisata rekreasi dengan operator berpengalaman.
Lokasi: kawasan Kedewatan dan Sungai Ayung, Ubud.
27. ATV Adventure Ubud
Selain rafting, Ubud dan kawasan Gianyar juga terkenal dengan aktivitas ATV.
Rute yang ditawarkan operator dapat melewati area pedesaan, persawahan, jalur berlumpur, sungai hingga terowongan buatan, tergantung paket yang dipilih.
Aktivitas ini cocok untuk wisatawan yang ingin mendapatkan pengalaman berbeda dari sekadar mengunjungi pura dan museum.
28. Bali Swing Area Tegallalang
Kawasan Tegallalang memiliki berbagai tempat yang menawarkan aktivitas swing dengan latar belakang lembah dan persawahan.
Ayunan tinggi dengan panorama hijau menjadi salah satu aktivitas favorit wisatawan untuk mendapatkan foto khas liburan di Bali.
Lokasi: kawasan Tegallalang, Kabupaten Gianyar.
29. Ubud Water Palace
Ubud Water Palace
Ubud Water Palace berada di pusat kawasan wisata Ubud dan menawarkan perpaduan arsitektur tradisional dengan kolam yang mempercantik suasana.
Lokasinya strategis sehingga dapat dikunjungi bersamaan dengan Ubud Palace, pasar seni, dan berbagai tempat kuliner di pusat kota.
Alamat: Jl. Raya Ubud No.6, Ubud, Gianyar.
30. Pertunjukan Tari Tradisional Bali di Ubud
Liburan ke Ubud terasa belum lengkap tanpa menyaksikan pertunjukan seni Bali.
Di beberapa lokasi di sekitar pusat Ubud, wisatawan dapat menemukan pertunjukan Legong, Barong, Kecak maupun tari tradisional lainnya, tergantung jadwal pada hari kunjungan.
Pertunjukan ini menjadi cara menarik untuk mengenal cerita, musik gamelan, busana dan tradisi seni masyarakat Bali.
Wisata Ubud Mana yang Paling Wajib Dikunjungi?
Untuk kunjungan pertama, beberapa destinasi yang paling mudah dimasukkan ke itinerary adalah Sacred Monkey Forest, Tegallalang Rice Terrace, Campuhan Ridge Walk, Ubud Palace, Pura Taman Saraswati dan Goa Gajah. Kombinasikan dengan Tirta Empul atau salah satu air terjun di Gianyar jika memiliki waktu lebih panjang. Destinasi-destinasi tersebut mewakili kekuatan utama Ubud: budaya, pura, seni, hutan dan persawahan.
Jika menyukai aktivitas outdoor, sisihkan satu hari untuk rafting Sungai Ayung atau ATV, kemudian tutup perjalanan dengan menikmati kuliner dan suasana malam di pusat Ubud.
Tips Liburan ke Ubud Bali 2026
Datanglah lebih pagi ketika mengunjungi tempat populer seperti Tegallalang dan Monkey Forest. Selain udara lebih nyaman, suasananya biasanya lebih menyenangkan untuk berjalan kaki dan mengambil foto. Untuk Campuhan Ridge Walk, pagi dan sore lebih direkomendasikan karena jalurnya minim tempat berteduh.
Siapkan juga pakaian yang sopan saat mengunjungi pura dan hormati aturan yang berlaku di setiap tempat. Harga tiket, jam operasional, jadwal pertunjukan dan ketentuan masuk dapat berubah, sehingga sebaiknya diperiksa kembali sebelum keberangkatan.
Dengan pilihan wisata alam, budaya, seni hingga petualangan yang lengkap, Ubud tetap menjadi salah satu destinasi terbaik di Bali untuk dikunjungi pada 2026.
Keyword terkait: wisata Ubud Bali, tempat wisata di Ubud, wisata Ubud terbaru 2026, wisata Bali 2026, tempat wisata Ubud yang lagi hits, wisata keluarga di Ubud, wisata alam Ubud, air terjun Ubud, wisata murah Ubud, itinerary Ubud Bali.
Ubud menjadi salah satu kawasan wisata paling menarik di Bali karena menawarkan perpaduan alam, budaya, seni, persawahan, pura, air terjun hingga aktivitas petualangan. Berikut 30 rekomendasi tempat wisata di Ubud dan sekitarnya, masing-masing dengan penjelasan dua paragraf agar lebih lengkap sebagai referensi liburan.
1. Sacred Monkey Forest Ubud
Sacred Monkey Forest merupakan salah satu ikon wisata Ubud yang menawarkan suasana hutan tropis di tengah kawasan wisata. Pengunjung dapat berjalan menyusuri pepohonan besar, jembatan, pura, dan berbagai sudut alami sambil melihat monyet ekor panjang yang hidup bebas di kawasan tersebut.
Selain menjadi tempat wisata, kawasan ini memiliki nilai budaya dan spiritual bagi masyarakat setempat. Pengunjung perlu mengikuti aturan yang berlaku, terutama tidak mengganggu atau memberi makanan sembarangan kepada monyet.
Alamat: Jl. Monkey Forest, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.
2. Tegallalang Rice Terrace
Tegallalang Rice Terrace terkenal dengan panorama sawah bertingkat yang mengikuti kontur perbukitan. Pemandangan hijaunya menjadi salah satu gambaran paling ikonik ketika berbicara mengenai wisata Ubud dan cocok untuk wisatawan yang menyukai alam serta fotografi.
Selain menikmati panorama, pengunjung dapat berjalan menyusuri kawasan persawahan dan menemukan berbagai spot foto di sekitarnya. Datang pada pagi hari menjadi pilihan menarik karena udara cenderung lebih sejuk.
Alamat: Jl. Raya Tegallalang, Tegallalang, Gianyar, Bali.
3. Campuhan Ridge Walk
Campuhan Ridge Walk menawarkan jalur trekking dengan pemandangan perbukitan dan lembah hijau. Tempat ini cocok untuk berjalan santai, jogging, menikmati udara pagi, atau sekadar mencari suasana yang lebih tenang dari pusat Ubud.
Waktu favorit untuk mengunjunginya adalah pagi atau sore ketika matahari tidak terlalu terik. Sepanjang perjalanan, wisatawan dapat menikmati sisi Ubud yang hijau sekaligus mendapatkan banyak sudut menarik untuk berfoto.
Lokasi: Campuhan, Ubud, Gianyar, Bali.
4. Ubud Palace
Ubud Palace atau Puri Saren Agung merupakan salah satu tempat yang dapat dikunjungi untuk mengenal sejarah dan budaya Ubud. Kompleks puri menampilkan arsitektur tradisional Bali dengan gerbang, ukiran, dan halaman yang memiliki karakter kuat.
Lokasinya berada di pusat Ubud sehingga mudah dikombinasikan dengan kunjungan ke Pasar Seni Ubud dan Pura Taman Saraswati. Pada waktu tertentu, kawasan puri juga menjadi lokasi pertunjukan seni tradisional Bali.
Alamat: Jl. Raya Ubud, Ubud, Gianyar, Bali.
5. Pura Taman Saraswati
Pura Taman Saraswati menjadi salah satu tempat paling fotogenik di pusat Ubud. Kolam teratai yang berada di depan pura berpadu dengan arsitektur tradisional Bali sehingga menciptakan pemandangan yang sangat khas.
Selain berfoto, wisatawan dapat menikmati suasana budaya Ubud dan melihat detail ornamen bangunan pura. Karena merupakan tempat suci, pengunjung tetap perlu menghormati aturan serta area yang tidak diperbolehkan untuk wisatawan.
Lokasi: Jl. Kajeng, Ubud, Gianyar, Bali.
6. Ubud Art Market
Ubud Art Market merupakan tempat menarik untuk berburu oleh-oleh setelah menjelajahi berbagai destinasi wisata. Pasar ini menawarkan tas, pakaian, kain, aksesori, dekorasi, lukisan hingga berbagai kerajinan khas Bali.
Berjalan di kawasan pasar juga memberikan pengalaman tersendiri karena wisatawan dapat melihat beragam produk hasil kreativitas masyarakat lokal. Lokasinya yang strategis membuat pasar ini mudah dimasukkan ke itinerary wisata pusat Ubud.
Lokasi: Jl. Raya Ubud, Ubud, Gianyar, Bali.
7. Goa Gajah
Goa Gajah merupakan situs bersejarah yang terkenal dengan pintu masuk gua berupa pahatan batu berkarakter unik. Kawasan ini juga memiliki kolam pemandian kuno, peninggalan arkeologi, dan lingkungan hijau yang membuat suasananya terasa sejuk.
Destinasi ini cocok bagi wisatawan yang tertarik dengan sejarah dan peninggalan budaya Bali. Untuk menjelajahinya dengan nyaman, gunakan alas kaki yang sesuai karena terdapat sejumlah tangga dan jalur yang perlu dilalui.
Lokasi: Bedulu, Blahbatuh, Gianyar, Bali.
8. Pura Tirta Empul
Pura Tirta Empul dikenal dengan sumber mata air sucinya dan tradisi melukat atau ritual penyucian diri. Kompleks pura memiliki sejumlah pancuran air serta bangunan tradisional yang memperlihatkan kuatnya kehidupan spiritual masyarakat Bali.
Wisatawan diperbolehkan berkunjung dengan tetap menghormati ketentuan yang berlaku. Bagi yang ingin mengikuti proses melukat, sebaiknya memahami tata cara dan mengikuti arahan petugas atau masyarakat setempat.
Lokasi: Tampaksiring, Gianyar, Bali.
9. Gunung Kawi Tampaksiring
Gunung Kawi menawarkan kompleks peninggalan bersejarah yang unik karena terdapat bangunan monumental yang dipahat pada tebing batu. Perjalanan menuju area utama juga memberikan pemandangan persawahan, sungai, dan pepohonan tropis.
Destinasi ini cocok untuk wisata sejarah sekaligus wisata alam. Pengunjung perlu mempersiapkan stamina karena terdapat cukup banyak anak tangga yang harus dilewati untuk mencapai kawasan utama dan kembali ke pintu masuk.
Lokasi: Tampaksiring, Gianyar, Bali.
10. Tegenungan Waterfall
Tegenungan merupakan salah satu air terjun populer di sekitar Ubud dan Gianyar. Aliran air yang cukup besar dengan tebing serta vegetasi tropis di sekitarnya membuat destinasi ini menarik untuk menikmati alam.
Area wisata telah dilengkapi berbagai fasilitas pendukung dan spot untuk melihat air terjun dari beberapa sudut. Datang lebih pagi dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana lebih nyaman.
Lokasi: Kemenuh, Sukawati, Gianyar, Bali.
11. Kanto Lampo Waterfall
Kanto Lampo memiliki bentuk air terjun yang berbeda karena aliran airnya melewati susunan batu bertingkat. Karakter tersebut menjadikannya salah satu spot fotografi air terjun yang populer di kawasan Gianyar.
Pengunjung dapat bermain air dan berfoto di sekitar aliran air dengan tetap memperhatikan kondisi batu yang licin. Debit air juga dapat berubah mengikuti kondisi cuaca dan musim.
Lokasi: Beng, Gianyar, Bali.
12. Suwat Waterfall
Suwat Waterfall menawarkan air terjun dengan kolam alami di bagian bawahnya. Lingkungan hijau dan suasana yang relatif tenang membuat tempat ini cocok untuk wisatawan yang ingin beristirahat sejenak dari keramaian Ubud.
Selain menikmati pemandangan, pengunjung dapat bermain air atau mengambil foto dengan latar air terjun. Tetap perhatikan kondisi cuaca dan ikuti arahan pengelola demi keamanan.
Lokasi: Desa Suwat, Gianyar, Bali.
13. Taman Sari Waterfall
Taman Sari Waterfall menawarkan kombinasi air terjun dan kolam alami dengan suasana tropis. Destinasi ini dapat menjadi alternatif bagi wisatawan yang ingin memasukkan beberapa wisata air dalam perjalanan mengelilingi Gianyar.
Pemandangan bebatuan, air jernih, dan pepohonan membuat tempat ini menarik untuk bersantai maupun fotografi. Sebaiknya gunakan alas kaki yang tidak mudah licin ketika menjelajahi area sekitar air terjun.
Lokasi: Bakbakan, Gianyar, Bali.
14. Tibumana Waterfall
Tibumana Waterfall memiliki air terjun yang jatuh ke kolam alami dengan latar pepohonan hijau. Suasananya memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan yang ingin menikmati sisi Bali yang lebih alami.
Perjalanan menuju air terjun juga menjadi bagian dari pengalaman karena wisatawan akan melewati lingkungan pedesaan. Datang pagi hari dapat memberikan suasana yang lebih nyaman untuk menikmati kawasan ini.
Lokasi: Apuan, Kabupaten Bangli, Bali.
15. Tukad Cepung Waterfall
Tukad Cepung terkenal karena posisi air terjunnya berada di antara tebing batu. Cahaya matahari yang masuk melalui celah tebing pada kondisi tertentu dapat menciptakan pemandangan dramatis.
Untuk mencapainya, wisatawan perlu melewati jalur, tangga, dan area berbatu. Gunakan pakaian serta alas kaki yang nyaman karena kemungkinan terkena air cukup besar.
Lokasi: Tembuku, Bangli, Bali.
16. Kajeng Rice Field
Kajeng Rice Field menawarkan suasana persawahan yang dapat dijangkau dari pusat Ubud. Jalur ini cocok untuk wisatawan yang ingin berjalan santai tanpa harus melakukan perjalanan jauh menuju Tegallalang.
Pagi dan sore menjadi waktu yang menyenangkan untuk menyusuri kawasan ini. Pemandangan sawah dan kehidupan lokal memberikan pengalaman sederhana tetapi menjadi salah satu daya tarik khas Ubud.
Lokasi: Jl. Kajeng, Ubud, Gianyar, Bali.
17. Sari Organic Walk
Sari Organic Walk merupakan jalur berjalan kaki yang membawa wisatawan melewati area persawahan dan lingkungan pedesaan. Suasananya relatif santai sehingga cocok untuk menikmati sisi Ubud dengan tempo perjalanan yang lebih lambat.
Sepanjang perjalanan terdapat pemandangan hijau serta beberapa tempat untuk beristirahat. Aktivitas ini cocok dilakukan pada pagi hari sebelum melanjutkan perjalanan menuju destinasi lainnya.
Lokasi: Ubud, Gianyar, Bali.
18. Rice Fields Walk Sayan
Sayan dikenal sebagai salah satu kawasan Ubud dengan pemandangan lembah dan persawahan yang indah. Berjalan di kawasan ini memberikan kesempatan menikmati suasana pedesaan Bali yang jauh dari kesan wisata massal.
Tempat ini cocok bagi pencinta fotografi, pasangan, maupun wisatawan yang mencari ketenangan. Pemandangan akan terasa semakin menarik ketika persawahan sedang berada dalam kondisi hijau.
Lokasi: Sayan, Ubud, Gianyar, Bali.
19. Museum Puri Lukisan
Museum Puri Lukisan menjadi salah satu tempat yang menarik untuk mengenal perjalanan seni rupa Bali. Berbagai karya seni ditampilkan dalam lingkungan museum yang tenang dan dekat dengan pusat Ubud.
Destinasi ini dapat menjadi alternatif ketika ingin menikmati Ubud dari sisi budaya, bukan hanya alam. Pengunjung juga dapat melihat bagaimana seni berkembang menjadi bagian penting dari identitas Ubud.
Lokasi: Jl. Raya Ubud, Gianyar, Bali.
20. Blanco Renaissance Museum
Blanco Renaissance Museum berkaitan erat dengan seniman Antonio Blanco dan menjadi salah satu museum terkenal di kawasan Campuhan. Bangunan serta lingkungan museum memiliki karakter artistik yang berbeda dari objek wisata lainnya.
Selain koleksi seni, posisi museum di kawasan yang hijau membuat kunjungan terasa lebih menarik. Destinasi ini dapat dikombinasikan dengan Campuhan Ridge Walk karena lokasinya berada di area yang berdekatan.
Lokasi: Campuhan, Ubud, Gianyar, Bali.
21. Agung Rai Museum of Art
Agung Rai Museum of Art atau ARMA menghadirkan koleksi seni dalam kawasan yang tertata dengan taman hijau. Tempat ini cocok untuk wisatawan yang ingin memahami seni dan budaya Bali lebih dalam.
Suasana museum yang relatif tenang membuat pengunjung dapat menikmati karya seni tanpa terburu-buru. ARMA juga menjadi salah satu tempat yang memperlihatkan kuatnya hubungan Ubud dengan dunia kesenian.
Lokasi: Pengosekan, Ubud, Gianyar, Bali.
22. Neka Art Museum
Neka Art Museum memiliki berbagai koleksi seni yang berkaitan dengan Bali dan perkembangan karya seniman dari berbagai periode. Museum ini menjadi pilihan menarik untuk melengkapi perjalanan budaya selama berada di Ubud.
Tidak hanya melihat lukisan, wisatawan dapat memperoleh gambaran mengenai perubahan gaya seni Bali dari masa ke masa. Lokasinya berada di kawasan Kedewatan yang juga terkenal dengan pemandangan lembahnya.
Lokasi: Kedewatan, Ubud, Gianyar, Bali.
23. Pura Dalem Ubud
Pura Dalem Ubud memiliki bangunan tradisional dengan ukiran dan ornamen khas Bali. Letaknya yang berada di kawasan pusat Ubud membuat destinasi ini mudah dikunjungi saat berjalan-jalan di sekitar kota.
Pada jadwal tertentu, kawasan pura juga digunakan untuk pertunjukan seni tradisional. Pengunjung sebaiknya mengecek jadwal terbaru apabila ingin sekaligus menyaksikan pertunjukan budaya Bali.
Lokasi: Jl. Raya Ubud, Gianyar, Bali.
24. Desa Mas
Desa Mas terkenal sebagai kawasan pengrajin ukiran kayu di sekitar Ubud. Wisatawan dapat menemukan berbagai karya mulai dari patung, dekorasi hingga kerajinan dengan detail khas Bali.
Mengunjungi Desa Mas memberikan kesempatan melihat sisi ekonomi kreatif masyarakat lokal. Destinasi ini cocok bagi wisatawan yang ingin mencari kerajinan sekaligus mengenal proses dan tradisi seni Bali.
Lokasi: Mas, Kecamatan Ubud, Gianyar, Bali.
25. Desa Celuk
Desa Celuk terkenal sebagai sentra kerajinan perak dan emas di Gianyar. Berbagai galeri dan tempat produksi menawarkan perhiasan serta kerajinan dengan desain tradisional maupun modern.
Wisatawan dapat menjadikan Celuk sebagai tempat mencari oleh-oleh yang berbeda. Lokasinya juga strategis untuk disinggahi dalam perjalanan antara kawasan Bali Selatan dan Ubud.
Lokasi: Celuk, Sukawati, Gianyar, Bali.
26. Ayung River Rafting
Rafting Sungai Ayung merupakan salah satu aktivitas petualangan populer di Ubud. Wisatawan dapat menyusuri sungai sambil menikmati pemandangan tebing, vegetasi tropis, dan suasana lembah.
Tersedia berbagai operator rafting dengan paket dan fasilitas yang berbeda. Pilih operator berpengalaman, gunakan perlengkapan keselamatan, dan ikuti instruksi pemandu selama aktivitas berlangsung.
Lokasi: Sungai Ayung, kawasan Ubud dan sekitarnya.
27. ATV Adventure Ubud
ATV menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati Ubud dengan cara lebih menantang. Tergantung operator, perjalanan dapat melewati jalur pedesaan, tanah, persawahan, area berlumpur hingga rute khusus yang dibuat untuk petualangan.
Aktivitas ini dapat dinikmati bersama teman, pasangan maupun rombongan. Pastikan memilih operator yang menyediakan perlengkapan keselamatan dan pemandu sebelum memulai perjalanan.
Lokasi: Berbagai kawasan Ubud dan Gianyar, Bali.
28. Bali Swing Tegallalang
Aktivitas swing di kawasan Tegallalang terkenal karena menawarkan ayunan dengan latar lembah dan panorama hijau. Banyak wisatawan datang untuk mendapatkan pengalaman sekaligus foto liburan khas Bali.
Selain swing, beberapa tempat menyediakan spot foto tambahan dengan konsep berbeda. Harga dan paket dapat berbeda di setiap pengelola sehingga sebaiknya diperiksa sebelum berkunjung.
Lokasi: Tegallalang, Gianyar, Bali.
29. Ubud Water Palace
Ubud Water Palace menawarkan perpaduan arsitektur Bali, kolam, dan taman di kawasan pusat Ubud. Lokasinya mudah dijangkau dan dapat dimasukkan dalam perjalanan berjalan kaki mengelilingi pusat kota.
Tempat ini cocok untuk menikmati detail arsitektur sekaligus mengambil foto. Dari sini, wisatawan juga dapat melanjutkan perjalanan menuju Ubud Palace, pasar seni, atau berbagai tempat kuliner di sekitarnya.
Lokasi: Jl. Raya Ubud, Ubud, Gianyar, Bali.
30. Pertunjukan Tari Tradisional Bali di Ubud
Menonton tari tradisional menjadi cara menarik untuk menutup perjalanan di Ubud. Wisatawan dapat menemukan pertunjukan Legong, Kecak, Barong, dan berbagai seni tradisional lainnya di sejumlah tempat sesuai jadwal.
Pertunjukan menghadirkan perpaduan gerakan tari, kostum, cerita, dan musik gamelan yang memperlihatkan kekayaan budaya Bali. Periksa jadwal dan lokasi pertunjukan terlebih dahulu karena dapat berubah.
Lokasi: Ubud Palace dan berbagai lokasi pertunjukan di kawasan Ubud.
Kesimpulan
Dari Monkey Forest dan Tegallalang Rice Terrace hingga air terjun, museum, rafting dan ATV, Ubud menawarkan pilihan wisata yang sangat beragam. Anda bisa menyusun perjalanan berdasarkan minat, mulai dari wisata alam, budaya, keluarga hingga petualangan.
Jika memiliki waktu 2–3 hari, kombinasikan destinasi di pusat Ubud dengan Tegallalang, Tampaksiring serta beberapa tempat wisata alam di Gianyar. Dengan perencanaan rute yang tepat, lebih banyak tempat dapat dikunjungi tanpa menghabiskan terlalu banyak waktu di perjalanan.
Keyword terkait: wisata Ubud Bali, tempat wisata di Ubud, wisata Ubud 2026, wisata Bali terbaru, wisata alam Ubud, wisata Ubud yang lagi hits, tempat wisata Gianyar, wisata keluarga di Ubud.






