Buleleng merupakan salah satu kabupaten di Bali yang menawarkan kombinasi wisata pantai, air terjun, pegunungan, danau, pemandian air panas, wisata budaya hingga aktivitas melihat lumba-lumba. Berada di Bali bagian utara, kawasan ini cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana berbeda dari Kuta, Seminyak atau Canggu.
Salah satu ikon wisata Buleleng adalah Pantai Lovina yang terkenal dengan aktivitas melihat lumba-lumba pada pagi hari. Namun, Buleleng juga menyimpan banyak destinasi menarik seperti Air Terjun Sekumpul, Gitgit, Air Panas Banjar, Brahmavihara-Arama hingga kawasan pegunungan Munduk.
Berikut 20 tempat wisata di Buleleng Bali 2026 lengkap dengan informasi daya tarik, kisaran tiket, jam buka, lokasi dan cara menuju tempat wisata.
Catatan: harga tiket, jam operasional dan biaya aktivitas dapat berubah sewaktu-waktu. Khusus aktivitas seperti dolphin tour, snorkeling, trekking dan perahu, harga biasanya berbeda berdasarkan operator serta paket yang dipilih.
1. Pantai Lovina
Pantai Lovina menjadi salah satu destinasi wisata paling terkenal di Bali Utara. Pantai ini memiliki karakter pasir vulkanik berwarna gelap dan perairan yang relatif lebih tenang dibandingkan sejumlah pantai di Bali Selatan.
Aktivitas paling populer adalah dolphin tour. Wisatawan berangkat menggunakan perahu tradisional pada pagi hari untuk melihat lumba-lumba liar di habitat alaminya sekaligus menikmati sunrise di tengah laut.
Daya tarik: lumba-lumba, sunrise, wisata perahu dan pantai.
Tiket pantai: umumnya gratis; dolphin tour berbayar sesuai operator.
Jam terbaik: sekitar 05.30–08.00 WITA untuk dolphin tour.
Lokasi: kawasan Lovina, Buleleng, Bali.
Cara ke lokasi: Dari Singaraja, perjalanan menuju Lovina sekitar 20 menit. Dari Denpasar, gunakan jalur menuju Bedugul–Singaraja kemudian lanjutkan ke Lovina.
2. Air Terjun Sekumpul
Air Terjun Sekumpul menjadi salah satu wisata alam unggulan Buleleng. Beberapa aliran air terjun tinggi terlihat turun dari tebing yang dikelilingi vegetasi hijau sehingga menghasilkan panorama yang sangat menarik.
Untuk mencapai bagian bawah air terjun, wisatawan perlu trekking melewati jalan setapak, anak tangga dan beberapa bagian jalur alami. Kondisi fisik dan alas kaki yang nyaman perlu dipersiapkan.
Daya tarik: air terjun tinggi, trekking, hutan dan fotografi.
Tiket: berbeda berdasarkan akses dan paket trekking yang dipilih.
Jam buka: sekitar 08.00–17.00 WITA.
Lokasi: Desa Sekumpul, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng.
Cara ke lokasi: Dari Singaraja, arahkan kendaraan menuju Kecamatan Sawan kemudian Desa Sekumpul. Setelah parkir, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki.
3. Air Terjun Fiji
Air Terjun Fiji berada tidak jauh dari Sekumpul dan terkenal dengan beberapa aliran air yang jatuh berdampingan di tengah lingkungan tropis.
Wisatawan biasanya menggabungkan Air Terjun Fiji dengan Sekumpul dalam satu perjalanan trekking. Rute ini cocok bagi pencinta wisata alam yang ingin menghabiskan beberapa jam menjelajahi kawasan air terjun.
Daya tarik: beberapa aliran air terjun, trekking dan hutan tropis.
Tiket: biasanya mengikuti paket trekking kawasan Sekumpul–Fiji.
Jam buka: sekitar 08.00–17.00 WITA.
Lokasi: Sekumpul, Kecamatan Sawan, Buleleng.
Cara ke lokasi: Gunakan akses menuju Air Terjun Sekumpul kemudian lanjutkan trekking mengikuti jalur menuju Fiji Waterfall.
4. Air Terjun Gitgit
Gitgit merupakan salah satu air terjun yang sudah lama dikenal sebagai destinasi wisata Bali Utara. Air terjun berada di tengah vegetasi tropis dengan akses yang relatif mudah dibandingkan beberapa air terjun lainnya.
Perjalanan dari area parkir menuju air terjun dilakukan dengan berjalan kaki. Sepanjang perjalanan, wisatawan dapat menikmati suasana pedesaan dan pepohonan hijau.
Daya tarik: air terjun, trekking ringan dan hutan tropis.
Tiket: kisaran puluhan ribu rupiah per orang.
Jam buka: sekitar 08.00–17.00 WITA.
Lokasi: Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.
Cara ke lokasi: Dari Singaraja, ikuti jalan utama Singaraja–Bedugul. Pintu masuk Gitgit berada di jalur tersebut.
5. Air Terjun Aling-Aling
Aling-Aling terkenal dengan kawasan air terjun dan aktivitas petualangan. Selain menikmati pemandangan, beberapa paket wisata menawarkan trekking menuju air terjun lain di sekitarnya.
Aktivitas seperti berenang atau melompat dari titik tertentu hanya boleh dilakukan di area yang diizinkan dan sebaiknya didampingi pemandu lokal.
Daya tarik: air terjun, trekking, berenang dan petualangan.
Tiket: berbeda berdasarkan paket trekking dan aktivitas.
Jam buka: sekitar 08.00–17.00 WITA.
Lokasi: Sambangan, Kecamatan Sukasada, Buleleng.
Cara ke lokasi: Dari Singaraja, arahkan kendaraan menuju Desa Sambangan kemudian ikuti petunjuk menuju kawasan Aling-Aling.
6. Kroya Waterfall
Kroya Waterfall berada di kawasan Sambangan dan sering dikunjungi bersamaan dengan Aling-Aling. Air terjun ini terkenal di kalangan wisatawan yang menyukai aktivitas wisata air.
Pada kondisi yang memungkinkan, tersedia aktivitas seperti natural slide dan bermain air dengan pengawasan pemandu. Keselamatan harus menjadi prioritas karena kondisi debit air dapat berubah.
Daya tarik: air terjun, natural slide dan wisata petualangan.
Tiket: biasanya termasuk dalam paket trekking Sambangan.
Jam buka: sekitar 08.00–17.00 WITA.
Lokasi: Sambangan, Sukasada, Buleleng.
Cara ke lokasi: Masuk melalui kawasan wisata Sambangan dan lanjutkan perjalanan bersama pemandu menuju Kroya.
7. Air Terjun Banyumala
Banyumala Twin Waterfalls terkenal dengan beberapa aliran air yang turun menuju kolam alami. Lingkungan hijau di sekitarnya menciptakan suasana yang tenang dan cocok untuk fotografi.
Wisatawan perlu berjalan kaki dari area parkir menuju air terjun. Jalur dapat licin ketika hujan sehingga gunakan sepatu atau sandal dengan grip yang baik.
Daya tarik: twin waterfall, kolam alami dan hutan.
Tiket: kisaran puluhan ribu rupiah.
Jam buka: sekitar 08.00–18.00 WITA.
Lokasi: Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Buleleng.
Cara ke lokasi: Dari Bedugul, arahkan kendaraan menuju Wanagiri kemudian ikuti petunjuk Banyumala Twin Waterfalls.
8. Air Terjun Munduk
Air Terjun Munduk berada di kawasan pegunungan dengan lingkungan perkebunan dan hutan yang sejuk. Destinasi ini cocok untuk wisatawan yang menyukai trekking ringan.
Perjalanan menuju air terjun membawa pengunjung melewati vegetasi tropis dan suasana pedesaan. Munduk juga memiliki beberapa air terjun lain yang dapat dikunjungi dalam satu rute trekking.
Daya tarik: air terjun, trekking, perkebunan dan udara sejuk.
Tiket: sekitar Rp10.000–Rp30.000 tergantung akses.
Jam buka: sekitar 08.00–17.00 WITA.
Lokasi: Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng.
Cara ke lokasi: Dari Bedugul, arahkan kendaraan menuju Gobleg kemudian Desa Munduk.
9. Air Terjun Melanting
Air Terjun Melanting merupakan salah satu wisata alam yang dapat dikombinasikan dengan Air Terjun Munduk. Lokasinya berada di tengah kawasan hijau dengan udara pegunungan.
Trekking menuju air terjun cukup menarik karena melewati jalan pedesaan dan perkebunan. Destinasi ini cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati Munduk dengan lebih santai.
Daya tarik: air terjun, perkebunan, trekking dan alam.
Tiket: kisaran puluhan ribu rupiah.
Jam buka: pagi hingga sore.
Lokasi: Munduk, Kecamatan Banjar, Buleleng.
Cara ke lokasi: Dari pusat Desa Munduk, ikuti jalur trekking atau petunjuk menuju Melanting Waterfall.
10. Wanagiri Hidden Hill
Wanagiri Hidden Hill menawarkan panorama Danau Buyan dan kawasan pegunungan dari ketinggian. Tempat ini populer karena memiliki berbagai spot fotografi dengan latar danau.
Udara yang sejuk menjadi nilai tambah bagi wisatawan yang ingin berhenti sejenak ketika melakukan perjalanan antara Bedugul dan Singaraja.
Daya tarik: panorama danau, pegunungan dan spot foto.
Tiket: tergantung spot atau pengelola yang dikunjungi.
Jam buka: sekitar 08.00–18.00 WITA.
Lokasi: Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Buleleng.
Cara ke lokasi: Dari Bedugul, ikuti jalan menuju Singaraja melalui kawasan Wanagiri.
11. Danau Buyan
Danau Buyan menawarkan suasana pegunungan yang tenang dengan udara sejuk. Kawasan di sekitarnya didominasi hutan dan lahan hijau sehingga cocok untuk wisata alam.
Beberapa titik di sekitar danau digunakan untuk camping, piknik dan aktivitas outdoor. Kabut sering turun pada waktu tertentu sehingga menciptakan suasana yang khas.
Daya tarik: danau, camping, hutan dan udara sejuk.
Tiket: tergantung area yang dikunjungi dan aktivitas.
Jam kunjungan: pagi hingga sore; camping mengikuti ketentuan pengelola.
Lokasi: Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.
Cara ke lokasi: Dari Bedugul, arahkan kendaraan menuju Wanagiri. Akses menuju Danau Buyan berada tidak jauh dari jalan utama.
12. Danau Tamblingan
Danau Tamblingan berada di kawasan pegunungan yang dikelilingi hutan. Suasananya relatif tenang sehingga populer untuk wisata alam dan fotografi.
Salah satu aktivitas menarik adalah menjelajahi danau menggunakan perahu tradisional. Kawasan Tamblingan juga memiliki jalur trekking hutan yang dapat dijelajahi bersama pemandu.
Daya tarik: danau, perahu tradisional, trekking dan hutan.
Tiket: menyesuaikan area dan aktivitas.
Jam kunjungan: pagi hingga sore.
Lokasi: kawasan Munduk, Kecamatan Banjar, Buleleng.
Cara ke lokasi: Dari Bedugul, arahkan kendaraan menuju Munduk melalui jalur Wanagiri.
13. Air Panas Banjar
Pemandian Air Panas Banjar merupakan salah satu destinasi relaksasi terkenal di Bali Utara. Air panas alami dialirkan menuju kolam melalui pancuran dengan ornamen tradisional Bali.
Lingkungan pemandian dikelilingi pepohonan sehingga terasa rindang. Tempat ini cocok dikunjungi setelah berkeliling Lovina atau kawasan Banjar.
Daya tarik: air panas alami, kolam dan relaksasi.
Tiket: sekitar puluhan ribu rupiah per orang.
Jam buka: sekitar 08.30–17.30 WITA.
Lokasi: Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Buleleng.
Cara ke lokasi: Dari Lovina, arahkan kendaraan ke barat menuju Seririt kemudian masuk ke Kecamatan Banjar.
14. Brahmavihara-Arama
Brahmavihara-Arama merupakan kompleks vihara Buddha di kawasan Banjar. Bangunannya memiliki berbagai elemen arsitektur menarik dengan suasana yang tenang.
Lokasinya berada di kawasan perbukitan sehingga beberapa titik menawarkan pemandangan lingkungan Bali Utara. Pengunjung harus berpakaian sopan dan menjaga ketenangan karena tempat ini merupakan tempat ibadah.
Daya tarik: vihara, arsitektur, meditasi dan panorama.
Tiket: biasanya donasi atau kontribusi sesuai ketentuan.
Jam buka: sekitar pagi hingga sore.
Lokasi: Banjar Tegeha, Kecamatan Banjar, Buleleng.
Cara ke lokasi: Dari Air Panas Banjar, perjalanan hanya perlu dilanjutkan menuju kawasan perbukitan Banjar Tegeha.
15. Desa Munduk
Desa Munduk merupakan kawasan pegunungan yang terkenal dengan perkebunan, air terjun dan panorama lembah. Udara sejuk menjadikannya alternatif menarik bagi wisatawan yang ingin menjauh dari kawasan pantai.
Wisatawan dapat trekking, mengunjungi air terjun, menikmati kopi lokal atau sekadar menginap untuk merasakan suasana pedesaan Bali Utara.
Daya tarik: desa pegunungan, perkebunan, trekking dan panorama.
Tiket: kawasan desa umumnya gratis; aktivitas tertentu berbayar.
Jam kunjungan: sepanjang hari.
Lokasi: Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng.
Cara ke lokasi: Dari Bedugul, perjalanan menuju Munduk dapat ditempuh melalui Wanagiri dan Gobleg.
16. Pantai Pemuteran
Pantai Pemuteran merupakan salah satu tujuan wisata bahari terkenal di Buleleng bagian barat. Perairannya menarik untuk snorkeling dan diving.
Kawasan Pemuteran memiliki suasana yang lebih tenang dibandingkan Bali Selatan. Banyak wisatawan menjadikannya basis untuk menjelajahi laut Bali Barat dan Pulau Menjangan.
Daya tarik: snorkeling, diving, pantai dan terumbu karang.
Tiket pantai: umumnya gratis; snorkeling dan diving berbayar.
Jam terbaik: pagi hingga sore.
Lokasi: Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Buleleng.
Cara ke lokasi: Dari Lovina, arahkan kendaraan ke barat melewati Seririt menuju Gerokgak dan Pemuteran.
17. Pura Pulaki
Pura Pulaki berada di dekat pesisir Bali Utara dan memiliki latar perbukitan. Kawasan ini juga dikenal dengan keberadaan monyet yang hidup di sekitar pura.
Selain nilai spiritual, lokasi pura yang berada di antara bukit dan laut memberikan pemandangan yang menarik. Pengunjung wajib menjaga kesopanan dan mengikuti aturan tempat suci.
Daya tarik: pura, budaya, monyet dan panorama pesisir.
Tiket: biasanya kontribusi atau tiket kunjungan.
Jam buka: pagi hingga sore.
Lokasi: Banyupoh, Kecamatan Gerokgak, Buleleng.
Cara ke lokasi: Dari Pemuteran, arahkan kendaraan ke timur melalui Jalan Raya Singaraja–Gilimanuk.
18. Pantai Penimbangan
Pantai Penimbangan berada tidak jauh dari pusat Singaraja. Pantai ini menjadi salah satu tempat masyarakat lokal bersantai, berolahraga dan menikmati suasana sore.
Di sekitar kawasan terdapat tempat makan dan area nongkrong sehingga cocok dikunjungi untuk menikmati sunset tanpa perjalanan jauh dari kota.
Daya tarik: sunset, kuliner dan suasana lokal.
Tiket: umumnya gratis.
Jam buka: sepanjang hari.
Lokasi: Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng.
Cara ke lokasi: Dari pusat Singaraja, perjalanan hanya membutuhkan sekitar 10–15 menit menuju pesisir.
19. Krisna Funtastic Land
Krisna Funtastic Land merupakan taman rekreasi keluarga di kawasan Lovina. Tempat ini menawarkan berbagai wahana permainan dan menjadi alternatif wisata malam setelah berkeliling pantai.
Destinasi ini cocok untuk keluarga yang membawa anak-anak. Jenis wahana dan harga paket dapat berbeda sehingga sebaiknya mengecek tiket terbaru sebelum datang.
Daya tarik: wahana permainan, wisata keluarga dan hiburan malam.
Tiket: berbeda berdasarkan tiket masuk dan wahana yang digunakan.
Jam buka: dominan sore hingga malam; cek jadwal terbaru sebelum berkunjung.
Lokasi: Temukus, Kecamatan Banjar, Buleleng.
Cara ke lokasi: Dari Pantai Lovina, arahkan kendaraan ke barat menuju Temukus melalui Jalan Raya Singaraja–Seririt.
20. Monumen Yudha Mandalatama
Monumen Yudha Mandalatama berada di kawasan Singaraja dan dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin mengenal sisi sejarah Buleleng. Monumen ini berkaitan dengan perjuangan masyarakat Bali dalam mempertahankan kemerdekaan.
Destinasi ini dapat dikombinasikan dengan wisata kota Singaraja, termasuk mengunjungi kawasan bersejarah, pelabuhan lama dan mencicipi kuliner lokal.
Daya tarik: sejarah, monumen dan wisata edukasi.
Tiket: umumnya gratis atau mengikuti ketentuan kawasan.
Jam kunjungan: disarankan pagi hingga sore.
Lokasi: Singaraja, Kabupaten Buleleng.
Cara ke lokasi: Dari pusat Singaraja, gunakan kendaraan pribadi atau transportasi lokal menuju kawasan monumen.
Rute Wisata Buleleng yang Direkomendasikan
Untuk rute Lovina, Anda bisa memulai dengan dolphin tour saat sunrise → Pantai Lovina → Air Panas Banjar → Brahmavihara-Arama → Krisna Funtastic Land.
Jika lebih menyukai air terjun, gunakan rute Sukasada–Sambangan: Gitgit → Aling-Aling → Kroya Waterfall. Sementara untuk wisata air terjun yang lebih menantang, sisihkan satu hari khusus untuk Sekumpul dan Fiji.
Untuk rute Munduk, kombinasikan Wanagiri Hidden Hill → Danau Buyan → Danau Tamblingan → Air Terjun Munduk → Air Terjun Melanting → Desa Munduk.
Sedangkan untuk Buleleng Barat, Anda dapat menggunakan rute Pantai Pemuteran → Pura Pulaki dan melanjutkan perjalanan ke berbagai aktivitas snorkeling atau diving di kawasan Bali Barat.
Tips Wisata ke Buleleng
Buleleng memiliki wilayah yang luas. Jarak antara Sekumpul, Lovina, Munduk dan Pemuteran cukup jauh sehingga sebaiknya jangan memasukkan semuanya dalam itinerary satu hari.
Untuk mengejar lumba-lumba di Lovina, menginaplah di sekitar Lovina pada malam sebelumnya agar tidak perlu berangkat terlalu dini dari Bali Selatan. Sementara untuk kawasan Munduk, Wanagiri dan danau, bawalah pakaian hangat karena suhu bisa lebih dingin.
Saat mengunjungi air terjun, gunakan alas kaki yang tidak licin dan hindari berenang ketika debit air sedang tinggi. Pada musim hujan, kondisi jalur trekking juga perlu diperhatikan.
Kesimpulan
Buleleng merupakan pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin melihat sisi Bali yang lebih alami. Mulai dari dolphin tour di Lovina, Air Terjun Sekumpul, Banyumala, Aling-Aling, Danau Buyan dan Tamblingan hingga Pantai Pemuteran, semuanya menawarkan karakter wisata yang berbeda.
Dengan menyusun perjalanan berdasarkan wilayah, liburan di Buleleng bisa lebih nyaman dan efisien. Kabupaten ini cocok untuk wisata keluarga, petualangan, honeymoon, fotografi, wisata alam hingga perjalanan santai menikmati Bali Utara.
Keyword terkait: wisata Buleleng, wisata Buleleng Bali 2026, tempat wisata di Buleleng, wisata Singaraja, wisata Lovina, air terjun Buleleng, wisata Bali Utara, tempat wisata Buleleng terbaru, wisata keluarga Buleleng, hidden gem Buleleng.






