23 Tempat Wisata di Pangkalan Bun Terbaru 2026 yang Hits dan Estetik, Cocok untuk Liburan Alam, Orangutan dan Wisata Keluarga

Pangkalan Bun memiliki daya tarik yang sulit ditemukan di banyak kota lain di Indonesia. Kota ini bukan sekadar ibu kota Kabupaten Kotawaringin Barat, tetapi juga menjadi gerbang menuju hutan tropis Kalimantan yang terkenal sebagai habitat orangutan. Perjalanan di kawasan ini menawarkan pengalaman yang sangat beragam, mulai dari menyusuri sungai menggunakan klotok, melihat kehidupan masyarakat di tepian Sungai Arut, menjelajahi hutan hujan, mengenal budaya Dayak hingga menikmati peninggalan sejarah Kesultanan Kotawaringin. Suasana tersebut membuat Pangkalan Bun cocok bagi wisatawan yang ingin mendapatkan pengalaman liburan berbeda dari destinasi perkotaan biasa.

Daya tarik Pangkalan Bun pada 2026 juga tidak hanya berpusat pada Taman Nasional Tanjung Puting. Di dalam dan sekitar kota terdapat Istana Kuning, Rumah Betang Pasir Panjang, Waterfront City hingga kawasan budaya yang menarik untuk perjalanan singkat. Bergerak sedikit ke arah Kumai, pilihan wisata semakin lengkap dengan Pantai Kubu, Tanjung Keluang, Pantai Keraya dan berbagai kawasan pesisir lainnya. Artinya, wisatawan dapat menikmati hutan, sungai, sejarah, budaya dan pantai dalam satu rangkaian perjalanan tanpa harus berpindah ke kabupaten yang berbeda.

Read More

Agar liburan terasa lebih nyaman, perjalanan sebaiknya dibagi menjadi beberapa kawasan. Sediakan waktu khusus dua sampai tiga hari jika ingin menikmati Tanjung Puting menggunakan klotok, kemudian gunakan hari berikutnya untuk menjelajahi pusat Pangkalan Bun dan wisata budaya. Kawasan pantai di Kumai juga lebih nyaman dinikmati dalam perjalanan tersendiri agar tidak terburu-buru. Berikut 23 tempat wisata di Pangkalan Bun terbaru 2026 yang hits, estetik dan cocok untuk keluarga, pasangan, komunitas, pencinta alam maupun fotografer, lengkap dengan daya tarik, jam terbaik datang dan alamat lengkap.

1. Taman Nasional Tanjung Puting

Taman Nasional Tanjung Puting menjadi destinasi yang paling identik dengan perjalanan ke Pangkalan Bun. Kawasan konservasi ini terkenal sebagai salah satu tempat terbaik untuk melihat orangutan Kalimantan di lingkungan alaminya.

Perjalanan menuju kawasan biasanya dilakukan melalui Kumai kemudian dilanjutkan menggunakan kapal klotok menyusuri sungai. Hutan tropis, suara satwa dan kehidupan di sepanjang sungai membuat perjalanannya sendiri menjadi pengalaman yang sulit dilupakan.

Daya tarik: Orangutan, hutan hujan tropis, klotok, satwa liar, ekowisata dan fotografi alam.

Jam terbaik datang: Mulai perjalanan pagi, sekitar 07.00–09.00 WIB, kemudian mengikuti itinerary dan ketentuan kawasan konservasi.

Alamat: Taman Nasional Tanjung Puting, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

2. Camp Leakey

Camp Leakey menjadi salah satu titik paling terkenal dalam perjalanan menjelajahi Tanjung Puting. Tempat ini mempunyai sejarah panjang dalam penelitian dan konservasi orangutan.

Wisatawan biasanya melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki melewati hutan menuju kawasan pengamatan. Kesempatan melihat orangutan menjadi daya tarik utamanya, tetapi pengunjung harus selalu mengikuti aturan petugas dan menjaga jarak dengan satwa.

Daya tarik: Orangutan, konservasi, trekking hutan, penelitian satwa dan fotografi.

Jam terbaik datang: Mengikuti jadwal kunjungan serta aktivitas pengamatan orangutan.

Alamat: Camp Leakey, kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

3. Pondok Tanggui

Pondok Tanggui menjadi pemberhentian penting lainnya ketika menjelajahi Tanjung Puting menggunakan klotok.

Perjalanan dari dermaga menuju kawasan pengamatan dilakukan dengan berjalan melewati hutan. Suasana yang masih alami memberikan kesempatan bagi wisatawan untuk menikmati flora dan fauna Kalimantan.

Daya tarik: Orangutan, trekking, hutan tropis, konservasi dan fotografi satwa.

Jam terbaik datang: Pagi hari mengikuti jadwal kunjungan kawasan.

Alamat: Pondok Tanggui, Taman Nasional Tanjung Puting, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

4. Tanjung Harapan

Tanjung Harapan cocok dimasukkan dalam rangkaian perjalanan klotok menuju Tanjung Puting.

Selain mempunyai kawasan pengamatan orangutan, perjalanan menuju lokasi menawarkan panorama sungai dan hutan yang sangat khas Kalimantan. Wisatawan juga berkesempatan melihat berbagai satwa lain selama perjalanan.

Daya tarik: Orangutan, hutan, sungai, trekking, konservasi dan satwa liar.

Jam terbaik datang: Siang hingga sore mengikuti itinerary perjalanan klotok.

Alamat: Tanjung Harapan, Desa Sekonyer, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

5. Sungai Sekonyer

Sungai Sekonyer bukan hanya jalur menuju Tanjung Puting, tetapi menjadi atraksi wisata tersendiri.

Menyusuri sungai menggunakan klotok memberikan pengalaman melihat perubahan vegetasi, kehidupan satwa dan suasana hutan dari atas air. Menginap di klotok juga menjadi pengalaman yang menarik karena wisatawan dapat menikmati suasana sungai sejak pagi hingga malam.

Daya tarik: Susur sungai, klotok, hutan tropis, satwa liar, sunset dan pengalaman menginap di kapal.

Jam terbaik datang: Pagi hingga sore, atau mengikuti perjalanan klotok beberapa hari.

Alamat: Sungai Sekonyer, Desa Sekonyer, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

6. Desa Wisata Sekonyer

Desa Sekonyer memberikan kesempatan untuk melihat kehidupan masyarakat yang berada dekat dengan kawasan Tanjung Puting.

Wisatawan bisa mengenal kehidupan lokal, kerajinan serta hubungan masyarakat dengan kawasan konservasi. Desa ini cocok menjadi pelengkap agar perjalanan tidak hanya berfokus pada orangutan.

Daya tarik: Desa wisata, kehidupan masyarakat, budaya lokal, ekowisata dan suasana sungai.

Jam terbaik datang: 08.00–16.00 WIB.

Alamat: Desa Sekonyer, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

7. Sungai Arut

Tidak perlu pergi jauh dari pusat Pangkalan Bun untuk menikmati wisata sungai. Sungai Arut membelah kawasan kota dan menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat setempat.

Menjelang sore, wisatawan bisa menikmati perjalanan menggunakan perahu sambil melihat permukiman tepian sungai. Cahaya senja dan aktivitas masyarakat menciptakan suasana yang menarik untuk fotografi.

Daya tarik: Susur sungai, kehidupan masyarakat, perahu tradisional, sunset dan fotografi.

Jam terbaik datang: 16.00–18.00 WIB.

Alamat: Kawasan Sungai Arut, Mendawai, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah 74112.

8. Waterfront City Pangkalan Bun

Waterfront City menjadi salah satu tempat santai yang cocok dikunjungi tanpa harus meninggalkan pusat kota.

Kawasan tepian Sungai Arut ini terasa lebih hidup menjelang sore dan malam. Wisatawan dapat berjalan santai, menikmati suasana sungai atau berburu kuliner di sekitar kawasan.

Daya tarik: Tepian sungai, sunset, wisata malam, kuliner dan fotografi.

Jam terbaik datang: 16.00–21.00 WIB.

Alamat: Mendawai, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah 74112.

9. Kampung Pelangi Mendawai

Kampung Pelangi Mendawai menawarkan suasana yang berbeda dengan kawasan konservasi dan hutan.

Lingkungan permukiman dengan warna-warna cerah memberikan banyak sudut menarik untuk fotografi. Lokasinya juga cocok dikombinasikan dengan perjalanan menikmati Sungai Arut.

Daya tarik: Kampung warna-warni, fotografi, wisata kota dan kehidupan masyarakat.

Jam terbaik datang: 07.00–10.00 WIB atau 15.30–17.30 WIB.

Alamat: Jl. Barame, Mendawai, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah 74112.

10. Istana Kuning

Istana Kuning menjadi salah satu ikon sejarah Pangkalan Bun yang berkaitan erat dengan Kesultanan Kutaringin.

Arsitektur kayunya memberikan karakter yang sangat berbeda dari bangunan modern. Kawasan ini cocok untuk wisatawan yang ingin memahami sejarah Pangkalan Bun setelah menghabiskan waktu menjelajahi wisata alam.

Daya tarik: Sejarah Kesultanan Kutaringin, arsitektur tradisional, budaya dan fotografi.

Jam terbaik datang: Pagi hingga siang apabila kawasan sedang dibuka untuk kunjungan.

Alamat: Kelurahan Raja, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah 74112.

11. Rumah Mangkubumi

Rumah Mangkubumi menjadi destinasi sejarah yang bisa dikombinasikan dengan kunjungan menuju kawasan Istana Kuning.

Bangunan ini menjadi bagian dari jejak Kesultanan Kutaringin dan menarik bagi wisatawan yang menyukai sejarah serta arsitektur tradisional Kalimantan.

Daya tarik: Bangunan bersejarah, budaya, arsitektur tradisional dan wisata edukasi.

Jam terbaik datang: 08.00–15.00 WIB, menyesuaikan akses kunjungan.

Alamat: Kelurahan Raja, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

12. Rumah Betang Pasir Panjang

Rumah Betang Pasir Panjang menjadi tempat menarik untuk mengenal budaya Dayak di sekitar Pangkalan Bun.

Bentuk rumah panjang dengan konstruksi tradisional menjadi daya tarik utama. Wisatawan dapat mengenal lebih dekat kehidupan, seni serta budaya masyarakat Dayak dengan tetap menghormati aturan setempat.

Daya tarik: Rumah adat Dayak, budaya, arsitektur tradisional, wisata edukasi dan fotografi.

Jam terbaik datang: 08.00–15.00 WIB.

Alamat: Jl. Utama Pasir Panjang, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah 74181.

13. Kolam Pemandian Tujuh Putri

Kolam Pemandian Tujuh Putri menjadi salah satu tempat yang mempunyai hubungan dengan sejarah Kesultanan Kotawaringin.

Destinasi ini cocok dikombinasikan dengan perjalanan wisata sejarah sehingga wisatawan dapat mengenal lebih banyak cerita lama Pangkalan Bun dalam satu rute.

Daya tarik: Sejarah, peninggalan kerajaan, wisata budaya dan suasana alami.

Jam terbaik datang: 08.00–15.00 WIB.

Alamat: Kawasan Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

14. Monumen Palagan Sambi

Monumen Palagan Sambi cocok untuk wisatawan yang tertarik dengan perjalanan sejarah daerah.

Monumen ini menjadi pengingat perjuangan masyarakat pada masa lalu. Lokasinya yang masih berada di kawasan kota membuat tempat ini mudah dikombinasikan dengan destinasi Pangkalan Bun lainnya.

Daya tarik: Monumen sejarah, wisata edukasi, fotografi dan sejarah perjuangan.

Jam terbaik datang: 07.00–10.00 WIB atau 15.30–17.30 WIB.

Alamat: Jl. Iskandar No. 89, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah 74181.

15. Taman Kota Manis Pangkalan Bun

Taman Kota Manis cocok untuk wisatawan yang mencari tempat bersantai setelah seharian berkeliling.

Ruang terbuka ini dapat digunakan untuk berjalan santai dan menikmati suasana kota. Sore hingga malam biasanya terasa lebih nyaman karena matahari sudah tidak terlalu terik.

Daya tarik: Taman kota, wisata keluarga, tempat santai dan suasana malam.

Jam terbaik datang: 16.00–21.00 WIB.

Alamat: Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah 74181.

16. Taman Wisata Alam Tanjung Keluang

Tanjung Keluang menjadi salah satu wisata pesisir yang menarik di sekitar Pangkalan Bun. Kawasannya menawarkan pantai sekaligus wisata konservasi.

Pemandangan laut, pasir dan vegetasi pesisir memberikan suasana yang cocok untuk perjalanan keluarga. Kawasan ini juga dikenal dengan aktivitas konservasi penyu.

Daya tarik: Pantai, konservasi penyu, wisata edukasi, panorama laut dan fotografi.

Jam terbaik datang: 09.00–16.30 WIB.

Alamat: Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah 74181.

17. Pantai Kubu

Pantai Kubu merupakan salah satu destinasi pesisir populer yang relatif mudah dijangkau dari Pangkalan Bun.

Kawasan pantainya juga dikenal dengan aktivitas masyarakat nelayan. Wisatawan dapat bersantai menikmati angin laut sekaligus mencari hidangan laut di sekitar kawasan.

Daya tarik: Pantai, kuliner seafood, wisata keluarga, kehidupan nelayan dan sunset.

Jam terbaik datang: 15.00–18.00 WIB.

Alamat: Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah 74181.

18. Pantai Keraya

Pantai Keraya menawarkan suasana pesisir yang lebih tenang untuk wisatawan yang ingin menjelajahi kawasan Kumai lebih jauh.

Dari kawasan pantai, wisatawan dapat melihat aktivitas kapal dan perahu nelayan. Menjelang sore menjadi waktu yang cocok untuk bersantai sambil menikmati perubahan warna langit.

Daya tarik: Pantai, kapal nelayan, panorama laut, sunset dan fotografi.

Jam terbaik datang: 15.00–18.00 WIB.

Alamat: Desa Keraya, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah 74181.

19. Pantai Tanjung Penghujan

Pantai Tanjung Penghujan cocok untuk wisatawan yang menyukai perjalanan pesisir dengan suasana lebih alami.

Garis pantai dan pemandangan Laut Jawa menjadi daya tarik utamanya. Tempat ini bisa dimasukkan dalam satu rute bersama Pantai Keraya dan beberapa kawasan pesisir Kumai lainnya.

Daya tarik: Pantai, sunset, panorama Laut Jawa, wisata santai dan fotografi.

Jam terbaik datang: 15.00–18.00 WIB.

Alamat: Desa Keraya dan kawasan pesisir Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

20. Pantai Sabuai

Pantai Sabuai menjadi alternatif bagi wisatawan yang ingin menemukan sisi pesisir Kotawaringin Barat yang lebih jauh dari pusat keramaian.

Bentang pantai yang panjang dan suasana pedesaan memberikan pengalaman yang lebih santai. Tempat ini cocok untuk road trip bersama keluarga maupun teman.

Daya tarik: Pantai, road trip, sunset, panorama laut dan suasana pedesaan.

Jam terbaik datang: 15.00–18.00 WIB.

Alamat: Desa Sabuai, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

21. Gosong Senggora

Gosong Senggora menawarkan pengalaman wisata bahari yang berbeda karena daya tariknya berada di kawasan perairan.

Hamparan pasir dan laut menciptakan panorama yang menarik ketika kondisi pasang surut mendukung. Perjalanan membutuhkan perahu sehingga cuaca dan kondisi laut harus menjadi pertimbangan utama.

Daya tarik: Gosong pasir, wisata bahari, panorama laut, fotografi dan perjalanan perahu.

Jam terbaik datang: 08.00–14.00 WIB menyesuaikan pasang surut dan kondisi laut.

Alamat: Perairan Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

22. Wisata Alam Jurung Tiga

Jurung Tiga menjadi pilihan menarik untuk wisatawan yang mencari suasana hijau tidak terlalu jauh dari kawasan Pangkalan Bun dan Kumai.

Lingkungan alamnya cocok untuk bersantai bersama keluarga maupun teman. Kawasan ini bisa menjadi alternatif ketika ingin beristirahat dari perjalanan sungai dan pantai.

Daya tarik: Wisata alam, pepohonan, wisata keluarga, fotografi dan tempat bersantai.

Jam terbaik datang: 08.00–16.30 WIB.

Alamat: Desa Batu Belaman, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah 74181.

23. Wisata Tebing Tinggi Kumpai Batu Atas

Tebing Tinggi Kumpai Batu Atas bisa menjadi pilihan terakhir bagi wisatawan yang ingin mencari suasana alam di sekitar Pangkalan Bun.

Lingkungan pedesaan dan bentang alamnya menawarkan suasana berbeda dibandingkan pusat kota. Tempat ini cocok untuk perjalanan santai bersama teman sekaligus berburu pemandangan.

Daya tarik: Panorama alam, perbukitan, suasana pedesaan, fotografi dan wisata santai.

Jam terbaik datang: 07.00–10.00 WIB atau 15.00–17.30 WIB.

Alamat: Desa Kumpai Batu Atas, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah 74181.

Penutup

Pangkalan Bun menawarkan pengalaman liburan yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga kaya cerita. Taman Nasional Tanjung Puting menjadi magnet utamanya dengan orangutan, hutan tropis dan perjalanan menggunakan klotok yang menjadi pengalaman khas Kalimantan. Namun setelah kembali ke kota, wisatawan masih mempunyai banyak pilihan lain, mulai dari menyusuri Sungai Arut, mengenal sejarah Kesultanan Kutaringin hingga melihat budaya Dayak di Rumah Betang Pasir Panjang.

Untuk perjalanan pertama, sediakan waktu lebih panjang bagi Tanjung Puting, Camp Leakey, Pondok Tanggui, Tanjung Harapan dan Sungai Sekonyer karena kawasan tersebut lebih nyaman dinikmati melalui perjalanan klotok beberapa hari. Setelah kembali, satu hari dapat digunakan untuk menjelajahi pusat Pangkalan Bun, kemudian perjalanan dilanjutkan menuju Pantai Kubu, Tanjung Keluang dan kawasan pesisir Kumai.

Dari 23 tempat wisata di Pangkalan Bun terbaru 2026 di atas, wisatawan tidak perlu memaksakan semua destinasi selesai dalam waktu singkat. Pangkalan Bun justru lebih menarik ketika perjalanan dilakukan perlahan, terutama saat menyusuri sungai dan menjelajahi hutan. Hormati habitat satwa liar, jangan memberi makan atau mendekati orangutan tanpa arahan petugas, serta jaga kebersihan kawasan yang dikunjungi. Dengan perpaduan hutan, orangutan, sungai, budaya, sejarah dan pantai, Pangkalan Bun cocok untuk keluarga, pasangan, solo traveler, fotografer hingga pencinta petualangan yang ingin mendapatkan pengalaman berbeda di Kalimantan Tengah.

Keyword Terkait

tempat wisata di Pangkalan Bun, wisata Pangkalan Bun 2026, wisata Pangkalan Bun terbaru, wisata Pangkalan Bun hits, wisata Pangkalan Bun estetik, wisata Kotawaringin Barat, wisata Kalimantan Tengah, Taman Nasional Tanjung Puting, Camp Leakey, Pondok Tanggui, Sungai Sekonyer, Sungai Arut, Istana Kuning Pangkalan Bun, Rumah Betang Pasir Panjang, Pantai Kubu, Tanjung Keluang, Pantai Keraya, wisata orangutan Kalimantan, wisata Kumai, klotok Tanjung Puting

Related posts