Kintamani Bali merupakan salah satu kawasan wisata dataran tinggi paling populer di Pulau Dewata. Berada di Kabupaten Bangli, kawasan ini terkenal dengan panorama Gunung Batur, Danau Batur, kaldera, udara sejuk, pemandian air panas hingga berbagai spot sunrise. Daya tarik utama Kintamani memang terletak pada pemandangan Gunung Batur dan Danau Batur yang dapat dinikmati dari berbagai sudut.
Pada 2026, aktivitas seperti sunrise jeep tour, trekking Gunung Batur, Black Lava, pemandian air panas dan wisata Danau Batur masih menjadi pengalaman yang banyak ditawarkan di kawasan Kintamani. Berikut 20 wisata Kintamani yang hits dan menarik untuk dimasukkan ke itinerary.
Catatan: tiket, biaya parkir, tarif pemandu, jeep dan jam operasional dapat berubah. Untuk aktivitas pendakian dan wisata alam, kondisi cuaca juga perlu diperhatikan.
1. Gunung Batur
Gunung Batur menjadi ikon wisata Kintamani dan salah satu gunung yang paling populer untuk pendakian sunrise di Bali. Wisatawan biasanya mulai mendaki dini hari agar dapat mencapai kawasan atas sebelum matahari terbit.
Dari ketinggian, panorama Danau Batur, kaldera dan pegunungan di sekitarnya menjadi daya tarik utama. Pendakian sebaiknya dilakukan menggunakan pemandu lokal dan perlengkapan yang sesuai.
Daya tarik: sunrise, trekking, panorama dan petualangan.
Tiket/biaya: mengikuti retribusi dan paket pemandu.
Jam terbaik: mulai sekitar 02.00–03.00 WITA untuk trekking sunrise.
Lokasi: Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.
Cara ke lokasi: Dari Penelokan, lanjutkan menuju titik awal trekking seperti kawasan Toya Bungkah atau titik yang telah ditentukan pemandu.
2. Danau Batur
Danau Batur merupakan salah satu daya tarik utama Kintamani dan dikenal sebagai danau terbesar di Bali. Posisinya di dalam kawasan kaldera dengan Gunung Batur sebagai latar membuat pemandangannya sangat khas.
Wisatawan dapat menikmati danau dari berbagai viewpoint atau turun menuju tepian untuk mencoba aktivitas perahu dan menikmati suasana desa di sekitarnya.
Daya tarik: danau, Gunung Batur, fotografi dan suasana pegunungan.
Tiket: tergantung titik dan aktivitas.
Jam kunjungan: sepanjang hari, paling nyaman pagi hingga sore.
Lokasi: Kintamani, Bangli.
Cara ke lokasi: Dari Penelokan, ikuti jalan turun menuju Toya Bungkah, Kedisan atau Songan.
3. Penelokan Kintamani
Penelokan merupakan salah satu viewpoint paling terkenal untuk melihat Gunung dan Danau Batur sekaligus. Kawasan ini berada di jalur utama Kintamani sehingga mudah dikunjungi.
Di sepanjang area terdapat restoran dan tempat menikmati pemandangan. Saat cuaca cerah, panorama kaldera terlihat sangat luas.
Daya tarik: viewpoint Gunung Batur, Danau Batur dan kuliner.
Tiket: mengikuti retribusi kawasan wisata Kintamani.
Jam kunjungan: pagi hingga sore.
Lokasi: Batur Tengah, Kintamani.
Cara ke lokasi: Dari Ubud, arahkan kendaraan menuju Tegallalang lalu lanjutkan ke Jalan Raya Penelokan.
4. Black Lava Gunung Batur
Black Lava merupakan hamparan batuan vulkanik hitam yang terbentuk dari aktivitas Gunung Batur. Lanskapnya terlihat dramatis dan berbeda dari kawasan wisata Bali lainnya.
Aktivitas paling populer adalah menjelajahi kawasan dengan jeep 4WD. Black Lava juga sering dikombinasikan dengan sunrise jeep tour.
Daya tarik: batuan lava, jeep adventure dan fotografi.
Harga: mengikuti paket jeep.
Jam terbaik: pagi hingga siang.
Lokasi: kawasan Gunung Batur.
Cara ke lokasi: Gunakan jeep lokal dari titik keberangkatan di kawasan Kintamani.
5. Black Sand Gunung Batur
Selain Black Lava, wisatawan dapat mengunjungi area pasir vulkanik hitam di sekitar Gunung Batur.
Kawasan ini menjadi salah satu rute favorit jeep karena menawarkan panorama gunung dengan lanskap berwarna gelap yang unik.
Daya tarik: pasir vulkanik, jeep dan fotografi.
Harga: biasanya termasuk paket jeep.
Jam terbaik: pagi hingga sore.
Lokasi: kawasan kaldera Batur.
Cara ke lokasi: Gunakan operator jeep karena beberapa rute tidak ideal untuk kendaraan biasa.
6. Mount Batur Sunrise Jeep
Bagi wisatawan yang tidak ingin trekking, sunrise jeep menjadi alternatif populer. Kendaraan 4WD membawa pengunjung ke sejumlah viewpoint untuk menikmati matahari terbit.
Aktivitas ini termasuk salah satu pengalaman yang banyak ditawarkan di Kintamani pada 2026.
Daya tarik: sunrise, jeep adventure dan panorama Gunung Batur.
Harga: mengikuti paket operator.
Jam mulai: sekitar 04.00–05.00 WITA.
Lokasi: kawasan Gunung Batur.
Cara ke lokasi: Datang ke meeting point operator atau gunakan layanan penjemputan yang tersedia.
7. Toya Devasya Hot Spring
Toya Devasya menjadi salah satu pemandian air panas terkenal di tepi Danau Batur. Kolamnya menawarkan pemandangan langsung ke danau dan pegunungan.
Tempat ini sangat cocok dikunjungi setelah trekking Gunung Batur atau jeep tour. Toya Devasya juga masih termasuk aktivitas populer Kintamani pada 2026.
Daya tarik: air panas, kolam dan panorama Danau Batur.
Tiket: berbayar sesuai paket.
Jam buka: pagi hingga sore/malam sesuai operasional.
Lokasi: Toya Bungkah, Kintamani.
Cara ke lokasi: Dari Penelokan, ikuti jalan turun menuju Toya Bungkah di tepi Danau Batur.
8. Batur Natural Hot Spring
Batur Natural Hot Spring menjadi alternatif lain untuk berendam air panas alami di kawasan Danau Batur.
Pengunjung dapat bersantai setelah aktivitas outdoor sambil menikmati udara sejuk dan panorama danau.
Daya tarik: air panas alami, relaksasi dan danau.
Tiket: mengikuti paket yang dipilih.
Jam buka: pagi hingga sore.
Lokasi: Toya Bungkah, Kintamani.
Cara ke lokasi: Dari kawasan Penelokan turun menuju Toya Bungkah.
9. Cinze Natural Hot Spring
Cinze Natural Hot Spring menjadi salah satu pilihan pemandian air panas yang semakin populer di Kintamani. Aktivitas ini termasuk pengalaman yang tersedia untuk wisatawan pada 2026.
Tempat ini cocok untuk wisatawan yang ingin menikmati suasana Kintamani tanpa harus melakukan aktivitas trekking.
Daya tarik: hot spring, relaksasi dan panorama pegunungan.
Tiket: berbayar sesuai paket.
Jam buka: mengikuti operasional pengelola.
Lokasi: kawasan Kintamani.
Cara ke lokasi: Gunakan navigasi menuju Cinze Natural Hot Spring dari pusat Kintamani.
10. Desa Pinggan
Desa Pinggan merupakan salah satu spot sunrise yang paling terkenal di Kintamani. Dari kawasan ini wisatawan dapat melihat lembah, perkampungan, Gunung Batur dan kabut pagi.
Ketika cuaca mendukung, pemandangan kabut di bawah viewpoint menciptakan kesan seperti negeri di atas awan.
Daya tarik: sunrise, kabut dan panorama Gunung Batur.
Tiket: beberapa viewpoint menerapkan retribusi lokal.
Jam terbaik: sekitar 05.00–07.00 WITA.
Lokasi: Desa Pinggan, Kintamani.
Cara ke lokasi: Dari Penelokan, lanjutkan perjalanan menuju Sukawana dan Desa Pinggan.
11. Desa Sukawana
Sukawana merupakan kawasan dataran tinggi Kintamani yang menawarkan pemandangan gunung dan lembah.
Tempat ini cocok untuk wisatawan yang mencari sunrise, fotografi dan suasana pedesaan yang lebih tenang. Sukawana juga termasuk desa wisata yang ditetapkan di Kecamatan Kintamani.
Daya tarik: sunrise, pegunungan dan desa.
Tiket: umumnya gratis atau retribusi spot tertentu.
Jam terbaik: pagi hari.
Lokasi: Sukawana, Kintamani.
Cara ke lokasi: Dari Kintamani, arahkan kendaraan menuju utara mengikuti jalur Sukawana.
12. Desa Trunyan
Desa Trunyan merupakan desa Bali Aga yang terkenal dengan tradisi pemakamannya. Desa ini berada di tepi Danau Batur dan menjadi salah satu daya tarik budaya utama Kintamani.
Wisatawan perlu menghormati adat dan tradisi masyarakat setempat. Kunjungan biasanya dilakukan menggunakan perahu menuju area desa atau pemakaman.
Daya tarik: budaya Bali Aga, Danau Batur dan tradisi lokal.
Tiket/biaya: mengikuti paket perahu dan pemandu.
Jam kunjungan: pagi hingga sore.
Lokasi: Desa Trunyan, Kintamani.
Cara ke lokasi: Dari tepian Danau Batur, lanjutkan menggunakan perahu sesuai layanan lokal.
13. Desa Songan
Songan berada di kawasan tepi Danau Batur dan menawarkan pemandangan Gunung Batur dari sisi berbeda.
Kawasan ini cocok untuk wisata pedesaan, menikmati danau atau mencoba aktivitas wisata air. Songan A dan Songan B juga termasuk desa wisata di Kecamatan Kintamani.
Daya tarik: desa, Danau Batur, pegunungan dan budaya lokal.
Tiket: kawasan desa umumnya gratis, aktivitas tertentu berbayar.
Jam kunjungan: sepanjang hari.
Lokasi: Songan, Kintamani.
Cara ke lokasi: Dari Penelokan, turun menuju Danau Batur lalu lanjutkan ke arah Songan.
14. Royal Songan Cruise
Royal Songan Cruise menawarkan pengalaman menikmati Danau Batur menggunakan kapal. Aktivitas ini termasuk salah satu pengalaman wisata Kintamani yang tersedia pada 2026.
Dari atas kapal, wisatawan dapat menikmati pemandangan danau dan kaldera dari sudut berbeda.
Daya tarik: wisata danau, kapal dan panorama Gunung Batur.
Tiket: sesuai paket cruise.
Jam: mengikuti jadwal keberangkatan.
Lokasi: kawasan Songan, Danau Batur.
Cara ke lokasi: Datang ke titik keberangkatan sesuai reservasi operator.
15. Pura Ulun Danu Batur
Pura Ulun Danu Batur merupakan salah satu pura penting di kawasan Kintamani. Kompleksnya memiliki arsitektur khas Bali dengan latar suasana pegunungan.
Wisatawan dapat mengenal lebih dekat kehidupan spiritual masyarakat setempat. Gunakan pakaian yang sopan dan ikuti ketentuan yang berlaku.
Daya tarik: pura, budaya, arsitektur dan spiritual.
Tiket: mengikuti kontribusi atau tiket kunjungan.
Jam kunjungan: pagi hingga sore.
Lokasi: Batur, Kecamatan Kintamani.
Cara ke lokasi: Pura berada tidak jauh dari jalur utama kawasan Kintamani.
16. Museum Geopark Batur
Museum Geopark Batur cocok bagi wisatawan yang ingin memahami sejarah geologi, aktivitas vulkanik dan pembentukan kaldera Batur.
Tempat ini memberikan pengalaman edukasi yang dapat melengkapi perjalanan setelah melihat Gunung Batur secara langsung.
Daya tarik: geologi, vulkanologi dan wisata edukasi.
Tiket: mengikuti ketentuan museum.
Jam buka: pagi hingga sore sesuai operasional.
Lokasi: kawasan Penelokan, Kintamani.
Cara ke lokasi: Berada di jalur utama Kintamani dan mudah dikombinasikan dengan Penelokan.
17. Desa Bayung Gede
Bayung Gede merupakan desa tradisional di Kecamatan Kintamani yang dikenal dengan budaya dan kehidupan masyarakat lokal.
Kawasan ini cocok untuk wisatawan yang ingin mengenal Kintamani dari sisi budaya, bukan hanya gunung dan danau. Bayung Gede termasuk desa wisata budaya di wilayah Kintamani.
Daya tarik: desa tradisional, budaya dan kehidupan lokal.
Tiket: menyesuaikan aktivitas atau kontribusi lokal.
Jam kunjungan: pagi hingga sore.
Lokasi: Bayung Gede, Kintamani.
Cara ke lokasi: Dari pusat Kintamani, arahkan kendaraan menuju Desa Bayung Gede.
18. Desa Catur
Desa Catur menawarkan kawasan pedesaan dengan perkebunan dan udara sejuk. Desa ini termasuk salah satu desa wisata di Kecamatan Kintamani.
Wisatawan dapat menikmati kehidupan pertanian dan suasana yang jauh lebih tenang dibandingkan pusat Penelokan.
Daya tarik: perkebunan, desa dan udara sejuk.
Tiket: kawasan desa umumnya gratis.
Jam kunjungan: pagi hingga sore.
Lokasi: Desa Catur, Kecamatan Kintamani.
Cara ke lokasi: Dari Kintamani, arahkan kendaraan menuju kawasan Desa Catur melalui jalan desa.
19. O Club by Oculus Kintamani
O Club menjadi salah satu pilihan tempat menikmati panorama Kintamani dengan konsep lifestyle modern. Destinasi ini termasuk aktivitas populer yang ditawarkan kepada wisatawan pada 2026.
Tempat ini cocok bagi wisatawan yang ingin bersantai sambil menikmati pemandangan kawasan Gunung dan Danau Batur.
Daya tarik: panorama Kintamani, lifestyle, kuliner dan tempat estetik.
Tiket: mengikuti paket atau ketentuan venue.
Jam buka: mengikuti operasional tempat.
Lokasi: Kintamani, Bangli.
Cara ke lokasi: Gunakan navigasi menuju O Club by Oculus dari kawasan Penelokan.
20. Rooftop Pasar Singamandawa Kintamani
Rooftop Pasar Singamandawa menjadi salah satu destinasi baru yang menarik perhatian pada 2026. Pemerintah Kabupaten Bangli menyebutnya sebagai ikon wisata kuliner baru dengan panorama 360 derajat.
Tempat ini menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati Kintamani dari sisi berbeda, khususnya wisata kuliner dan pemandangan kawasan pegunungan.
Daya tarik: panorama 360 derajat, kuliner dan suasana Kintamani.
Tiket: mengikuti kebijakan kawasan.
Jam buka: mengikuti operasional pasar dan rooftop.
Lokasi: kawasan Pasar Singamandawa, Kintamani.
Cara ke lokasi: Dari pusat Kintamani, arahkan kendaraan menuju Pasar Singamandawa.
10 Wisata Kintamani yang Paling Hits
Jika waktu terbatas, prioritaskan:
- Gunung Batur
- Danau Batur
- Penelokan Kintamani
- Black Lava
- Mount Batur Sunrise Jeep
- Toya Devasya
- Desa Pinggan
- Desa Trunyan
- Pura Ulun Danu Batur
- Museum Geopark Batur
Rute Wisata Kintamani 1 Hari
Untuk wisata sunrise tanpa mendaki, gunakan rute Desa Pinggan → Sunrise Jeep Gunung Batur → Black Lava → Danau Batur → Toya Devasya → Penelokan.
Jika lebih menyukai wisata santai, susun perjalanan Penelokan → Museum Geopark Batur → Pura Ulun Danu Batur → Danau Batur → hot spring → Rooftop Pasar Singamandawa.
Sedangkan untuk wisata budaya, Anda dapat mengunjungi Bayung Gede → Pura Ulun Danu Batur → Desa Trunyan → Desa Songan.
Tips Wisata ke Kintamani
Bawalah jaket karena udara Kintamani lebih dingin dibandingkan kawasan pantai Bali. Pagi hari dan saat cuaca berkabut dapat terasa cukup dingin.
Jika ingin mengejar sunrise, berangkatlah sangat pagi atau menginap di kawasan Kintamani. Untuk aktivitas trekking dan jeep, lakukan reservasi terlebih dahulu agar perjalanan lebih teratur.
Kondisi jalan menuju Danau Batur, Songan dan kawasan kaldera memiliki tanjakan serta turunan. Pastikan kendaraan dalam kondisi baik.
Kesimpulan
Kintamani Bali menawarkan kombinasi wisata gunung, danau, sunrise, budaya, air panas hingga petualangan jeep. Gunung dan Danau Batur tetap menjadi daya tarik utama kawasan ini, sementara aktivitas seperti sunrise jeep, Black Lava dan hot spring memberi pengalaman yang lebih beragam.
Jika ingin mencari suasana Bali yang lebih sejuk dan berbeda dari kawasan pantai, Kintamani sangat layak masuk itinerary. Dari sunrise di Pinggan hingga bersantai di tepi Danau Batur, kawasan ini cocok untuk wisata alam, keluarga, pasangan maupun pencinta fotografi.
Keyword terkait: wisata Kintamani Bali, tempat wisata di Kintamani, wisata Kintamani 2026, wisata Kintamani yang hits, Gunung Batur, Danau Batur, sunrise Kintamani, Black Lava Kintamani, wisata Bangli, tempat wisata Kintamani terbaru.






